Example floating
Olahraga

431 Peserta KKI Papua Jalani Ujian Penurunan Tingkatan KYU

24
×

431 Peserta KKI Papua Jalani Ujian Penurunan Tingkatan KYU

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Jayapura | Sebanyak 431 karateka dari Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Provinsi Papua mengikuti Gashuku, Ujian Penurunan Tingkatan KYU, dan Temu Sabuk Hitam yang digelar sehari penuh di halaman Kantor Otonom Kotaraja, Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan ini diikuti perwakilan dari 13 dojo yang berada di wilayah Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, dan Kabupaten Keerom.

Sekretaris KKI Papua, Clifford Korwa, menjelaskan bahwa ujian penurunan tingkatan KYU merupakan program rutin enam bulanan yang dilaksanakan oleh Pengurus Provinsi KKI Papua dengan melibatkan pengurus tingkat kabupaten dan kota se-Papua.

“Pelaksanaan Gashuku dan Ujian Penurunan Tingkat KYU semester ganjil ini merupakan wujud evaluasi, silaturahmi KKI, sekaligus Temu Sabuk Hitam KKI Papua,” jelas Clifford.

Ia menambahkan, Gashuku (latihan bersama intensif) dan ujian penurunan tingkat KYU (kenaikan sabuk) dirancang sebagai elemen penting untuk memperkuat fondasi karate di Papua, khususnya dalam aspek evaluasi dan pembinaan.

“Gashuku pra-ujian bertujuan mempersiapkan karateka melalui latihan kolektif guna mengukur penguasaan kihon, kata, dan kumite, sementara ujian KYU menilai kemajuan belajar peserta pasca-latihan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Clifford menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi agenda resmi untuk menertibkan pelaksanaan ujian di dojo yang tidak memiliki registrasi sah, sesuai AD/ART KKI, sekaligus menegaskan bahwa KKI Papua hanya melaksanakan ujian resmi dua kali dalam setahun.

“Sebagai wujud evaluasi, kegiatan ini juga menilai kebersamaan antar-ranting dan cabang KKI, serta memastikan silaturahmi tetap terjaga melalui interaksi langsung,” tegasnya.

Clifford berharap pelaksanaan Gashuku dan Ujian Penurunan Tingkat KYU KKI Papua dapat menjadi tolok ukur keeratan persaudaraan dan kekeluargaan KKI di Tanah Papua.

“Harapannya, pelaksanaan di Papua ke depan semakin visioner dengan dampak sosial jangka panjang melalui evaluasi yang holistik, partisipasi tinggi, dan sinergi komunitas,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat silaturahmi dan kekompakan keluarga Sabuk Hitam KKI serta para kohai di tingkatan bawah.

“Gashuku dan ujian ini menciptakan kebersamaan kekeluargaan, mengurangi fragmentasi antar-dojo, dan memperkuat ikatan emosional. Temu Sabuk Hitam menjadi sarana harmonisasi KKI di Tanah Papua,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Lusy Talane, menyampaikan bahwa materi ujian mencakup berbagai aspek keahlian karate, meliputi kata, kumite, ippon kumite, jujitsu, serta ujian tertulis yang menguji kesiapan fisik dan mental peserta.

Kegiatan ditutup dengan show force yang dibagi ke dalam dua kelompok usia.

Peserta usia 12 tahun ke bawah menempuh rute dari Kantor Otonom Jeruk Nipis, melewati Kantor Pos Kotaraja di kawasan Brimob Kotaraja, dan kembali ke Kantor Otonom.

Sementara peserta usia 13 tahun ke atas menempuh rute dari Kantor Otonom, melingkari kawasan Abepura, melewati Toko Garuda Pasar Lama, menembus Pasar Baru Otonom, lalu kembali ke titik awal di Kantor Otonom. (Redaksi)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *