Example floating
BERITA

AWP Gelar Festival Media se-Tanah Papua, Pengprov Papua Tengah dukung kapasitas jurnalis dan kebebasan pers yang bertanggung jawab

17
×

AWP Gelar Festival Media se-Tanah Papua, Pengprov Papua Tengah dukung kapasitas jurnalis dan kebebasan pers yang bertanggung jawab

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Nabire | Asosiasi Wartawan Papua (AWP) menggelar Festival Media Perdana se-Tanah Papua yang berlangsung selama tiga hari, 13–15 Januari 2026,sebagai forum peningkatan kapasitas jurnalis yang profesional, transparan dan akuntabel.

Pembukaan festival ini resmi di buka oleh Tumiran, asisten II Setda Provinsi Papua Tengah bidang perekonomian dan pembangunan, bertempat di Halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire.

Perlu di ketahui, bahwa selama tiga hari pelaksanaan, festival ini diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain pelatihan jurnalistik dan investigasi, pelatihan keamanan digital, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam jurnalisme, serta diskusi mengenai jurnalisme damai.

Ketua Asosiasi Wartawan Papua (AWP), Elisa Sekenyap, dalam sambutannya menyampaikan Festival Media Papua ini menjadi forum penting yang mempertemukan jurnalis se-Tanah Papua, pemerintah, serta masyarakat dalam semangat kolaborasi untuk mendorong pembangunan Papua yang lebih baik melalui jurnalisme yang profesional dan bertanggung jawab.

Bahkan, peran media di Papua memiliki tantangan bukan hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga kepercayaan publik, mengelola keberagaman, serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Dalam konteks Papua yang majemuk secara budaya, geografis, dan sosial, media dituntut bekerja secara profesional, beretika, serta sensitif terhadap nilai-nilai lokal,” ujar Elisa.

Ia menjelaskan, Festival Media Papua pertama ini dirancang sebagai ruang peningkatan kapasitas dan literasi media, sehingga, ada sinergi antara media dan Forkopimda untuk mencegah disinformasi, menjaga persatuan, serta menghadirkan narasi pembangunan Papua yang objektif, manusiawi, dan berimbang.

“Media yang kuat dan independen akan menjadi aset penting bagi pemerintah daerah dalam menyampaikan kebijakan secara transparan dan akuntabel,” katanya.

Melalui Festival Media Papua, AWP mengajak seluruh insan pers untuk terus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan profesionalisme.

“Jurnalistik mengedepankan kepentingan publik dan kemanusiaan,mengangkat potensi budaya secara bermartabat, menjadi bagian dari solusi demi Papua yang lebih baik ke depan

kemudian, jurnalistik lebih mengedepankan kepentingan publik dan kemanusiaan, mengangkat potensi budaya Papua secara bermartabat, serta menjadi bagian dari solusi demi Papua yang lebih baik.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Papua Tengah melalui asisten II bidang perekonomian dan pembangunan,Tumiran menyampaikan pemerintah Provinsi Papua Tengah komitmen dalam mendukung penguatan kapasitas jurnalis dan kebebasan pers yang bertanggung jawab.

“kami mendukung kebebasan pers yang bertanggung jawab serta mendorong terciptanya ekosistem media yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Pemerintah, kata dia, tidak anti-kritik dan justru memandang kritik konstruktif sebagai bagian penting dalam perbaikan kebijakan dan pelayanan publik,”kata Tumira

“Media memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah. Media bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga penjaga nurani publik, penyambung suara masyarakat, serta mitra kritis pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawabt”,Tambah Tumiran.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi jurnalis Papua terbilang kompleks, mulai dari keterbatasan infrastruktur, tantangan keamanan, hingga pesatnya perkembangan teknologi digital dan dinamika sosial budaya.

Tumiran juga menekankan pentingnya peran media dalam menampilkan wajah Papua secara utuh. “Media memiliki tanggung jawab besar bukan hanya memberitakan konflik dan persoalan, tetapi juga mengangkat harapan, inovasi, kreativitas, serta potensi besar masyarakat Papua,” katanya.

Ia berharap festival ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu melahirkan gagasan, jejaring, dan karya jurnalistik berkualitas yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Papua(*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *