Example floating
Peristiwa

Rachel Jeraffi Abadikan Tiga Ibu Hamil di Sentani Timur

166
×

Rachel Jeraffi Abadikan Tiga Ibu Hamil di Sentani Timur

Sebarkan artikel ini
Rachel Raven Jeraffi bersama tim dari Klinik Bersalin Angel Hiromi Bumi Sehat (AHBS) Papua foto bersama usai photo sesion di Kampung Puay, Distrik Sentani Timur. Foto : Ari Bagus Poernomo

Paraparatv.id |Sentani| – Fotografer maternity asal Amerika Serikat, Rachel Jeraffi, berkunjung ke Jayapura, Papua, pada Senin (8/12/2025). Kedatangannya menarik perhatian warga karena ia membawa program pemotretan dan pembinaan khusus bagi para ibu hamil. Maternity photography sendiri merupakan jenis fotografi yang berfokus pada pengabadian momen kehamilan.

Dalam kunjungannya, Rachel mendatangi Kampung Puay, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, untuk melakukan pemotretan terhadap tiga ibu hamil. Pemotretan dilakukan langsung di rumah masing-masing peserta. Selain mengabadikan momen, Rachel juga memberikan materi terapi relaksasi guna membantu para ibu mengurangi ketegangan, meningkatkan kenyamanan, dan mempersiapkan diri menghadapi masa kehamilan serta persalinan.

Rachel Raven Jeraffi saat melalukan sesi foto di salah satu rumah warga di Kampung Puay, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Usai sesi pemotretan, Rachel mengungkapkan alasannya memilih Jayapura sebagai lokasi proyeknya. Ia menilai bahwa perempuan hamil memiliki peran besar dalam kehidupan, bukan hanya sebagai pembawa kehidupan baru, tetapi juga pengasuh dan pembentuk karakter anak sejak dini. Ia berharap karya fotografinya dapat memberi visibilitas bagi para ibu hamil, baik di Indonesia maupun negara lain, agar mereka menyadari pentingnya peran mereka dan merasa layak mendapatkan perhatian serta dukungan.

“Saya memilih Papua sebagai salah satu tempat untuk proyek saya karena saya ingin perempuan dapat memberikan kehidupan tanpa kehilangan kehidupan mereka sendiri. Ia tinggal di rumah yang sangat sederhana, dan hampir tidak memiliki apa-apa, tetapi ia tetap ingin orang tahu bahwa ia bahagia. Itu sangat menginspirasi bagi saya. Saya percaya gambar-gambar ini akan membantu menghubungkan orang secara emosional dengan proyek ini dan mendukung perempuan hamil di seluruh dunia.” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu ibu hamil yang ditemui Rachel, Mineke Edita Fiobetauw, menyampaikan rasa bahagianya. Ia mengaku merasa lebih lega dan rileks setelah mengikuti sesi relaksasi yang diajarkan Rachel, serta berharap kunjungan serupa dapat dirasakan lebih banyak ibu hamil lainnya.

Rachel Raven Jeraffi bersama salah satu bumil usai sesi pemotretan di Kampung Puay.

“Perasaannya senang, bahagia, terus agak lega juga karena biasanya emosi. Tadi pas wawancara sudah agak rileks sekarang. Nanti setiap ibu hamil harus dikunjungi lagi biar bisa rileks dan bahagia.” Tuturnya.

Kedatangan Rachel Jeraffi didampingi oleh pengurus Klinik Bersalin Angel Hiromi Bumi Sehat (AHBS) Papua, Ronal Manoach. Ia menjelaskan bahwa pertemuan pertama dengan Rachel terjadi dua tahun lalu di Bali, ketika Rachel menyampaikan ketertarikannya untuk mengenal lebih jauh kondisi ibu dan bayi di Papua. Kedatangannya sempat tertunda karena kedukaan keluarga, namun akhirnya dapat terealisasi tahun ini.

“Dua tahun yang lalu seharusnya dia ada di Papua, namun karena ada keluarga yang meninggal sehingga dia menunda dan baru tahun ini bisa bersama kami. Persoalan ibu dan bayi adalah tanggung jawab kemanusiaan dan merupakan tanggung jawab kita bersama, tanpa memandang negara, suku, ras, agama, dan status sosial.” Kata Ronal.

Rachel Raven Jeraffi didampingi, Ronal Manoach dan istri yang mendirikan Klinik AHBS saat memberikan keterangan kepada paraparatv.id.

Kegiatan yang dilakukan Rachel Jeraffi di Jayapura diharapkan dapat meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan ibu hamil di Papua. Melalui pemotretan dan terapi relaksasi, program ini memberi dukungan agar para ibu dapat menjalani masa kehamilan dengan lebih tenang dan percaya diri. (Arie)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *