Example floating
KABAR KOTA JAYAPURA

Kota Jayapura Raih Tiga Penghargaan Bidang Kesehatan dari Kemenkes dan ADINKES

117
×

Kota Jayapura Raih Tiga Penghargaan Bidang Kesehatan dari Kemenkes dan ADINKES

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Jayapura | Pemerintah Kota Jayapura kembali mencatat prestasi di bidang kesehatan dengan meraih tiga penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES).

Dua penghargaan yang diterima yakni Swasti Saba Padapa dalam penilaian Kota Sehat serta Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Tingkat Pratama. Sementara satu penghargaan lainnya diberikan atas inovasi dan kontribusi signifikan dalam penanggulangan HIV/AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria.

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM, menjelaskan bahwa penghargaan Swasti Saba Padapa yang diterima merupakan capaian ketiga Kota Jayapura dalam penilaian Kota Sehat dari Kementerian Kesehatan RI.

“Ini langkah awal yang baik. Kolaborasi dan kerja bersama sudah mulai terlihat, namun untuk benar-benar menjadi kota sehat dengan lingkungan aman, bersih, infrastruktur memadai, ekonomi maju, hingga pasar tertata baik, kita masih harus bekerja lebih keras,”ucap Rustan Saru di Jayapura, Senin (8/12).

Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi syarat penting dalam mewujudkan visi pembangunan kesehatan yang merata.

“Kita perlukan kerja sama semua pihak, komunikasi yang baik, dan pelaksanaan tugas sesuai peran masing-masing,”tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, drg. Juliana Napitupulu, MM, mengakui bahwa angka kasus HIV/AIDS, TBC, dan Malaria di Kota Jayapura masih tergolong tinggi sehingga status eliminasi belum dapat dicapai.

Meski demikian, penghargaan dari ADINKES diberikan atas kuatnya kolaborasi lintas perangkat daerah, termasuk dukungan program dari dinas sosial, pemerintah kampung, serta pelibatan badan usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“AIDS sekarang ada di masyarakat. Karena itu kita dorong warga membuka diri untuk skrining. Jika tidak dilakukan pemeriksaan, sulit bagi kita mencapai target tahun 2030, yaitu tidak ada lagi infeksi baru, kematian akibat AIDS, dan diskriminasi terhadap ODHA,”jelasnya.

Dalam upaya tersebut, ia menegaskan pentingnya menghapus stigma, karena para penderita memiliki hak hidup yang sama dengan masyarakat lainnya.

Selain itu, Kota Jayapura juga meraih penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Tingkat Pratama atas implementasi berkelanjutan selama lima tahun terakhir. Ke depan, Dinas Kesehatan menargetkan peningkatan kategori penghargaan.
“Harapan kami tahun mendatang bisa meraih Award STBM pada tingkat yang lebih tinggi,” harapnya.

Terkait penilaian Kota Sehat, terdapat 8 tatanan atau pilar penilaian, dan beberapa indikator masih berada di bawah 80 persen sehingga Kota Jayapura belum dapat naik ke kategori “Swasti Saba Wiwerda”.

“Mudah-mudahan pada 2027 kita dapat meraih kategori Wiwerda dari Kementerian Kesehatan,”ujarnya.

Dengan penghargaan yang diraih, Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan, memperkuat edukasi masyarakat, dan menjaga kolaborasi dengan seluruh unsur pembangunan.

Prestasi ini diharapkan menjadi pemacu percepatan terwujudnya Kota Jayapura yang sehat, aman, dan berdaya saing.(Redaksi)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *