Example floating
Peristiwa

DPRD Kabupaten Jayapura Dorong Perbaikan Sistem Rujukan RSUD Yowari demi Keselamatan Pasien

125
×

DPRD Kabupaten Jayapura Dorong Perbaikan Sistem Rujukan RSUD Yowari demi Keselamatan Pasien

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi C DPRK Jayapura, Muhammad Akbar.

Paraparatv.id | Sentani – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura dengan Direktur RSUD Yowari, Selasa (25/11/2025), menyoroti kelemahan sistem rujukan yang masih berjalan secara manual sebagai salah satu faktor utama kegagalan penanganan pasien Irene Sokoy (29) yang akhirnya meninggal dunia bersama bayi yang dikandungnya.

Ketua Komisi C, Muhammad Akbar, menyatakan bahwa proses rujukan Irene tidak memanfaatkan Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) yang seharusnya memberikan informasi real-time mengenai ketersediaan tempat tidur, dokter spesialis, dan fasilitas di rumah sakit tujuan.

“Saat PON XX Papua 2021, SISRUTE berjalan sangat baik. Sayangnya, setelah itu sistem dibiarkan tidak aktif lagi dengan alasan kendala jaringan. Padahal infrastruktur tersebut sudah tersedia secara nasional,” ujar Akbar.

Akibat ketidakterintegrasian sistem, pasien dengan kondisi darurat seperti Irene harus berpindah dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain tanpa kepastian, sehingga penanganan medis yang dibutuhkan menjadi terlambat.

Menanggapi hal tersebut, DPRD Kabupaten Jayapura mendorong langkah-langkah perbaikan konkret agar keselamatan pasien lebih terjamin, antara lain:

– Pengaktifan penuh dan berkelanjutan SISRUTE di seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Jayapura dalam waktu paling lambat satu bulan.  

– Perbaikan infrastruktur jaringan serta pelatihan rutin bagi tenaga kesehatan terkait penggunaan SISRUTE.  

– Penambahan dokter spesialis kandungan, anak, dan penyakit dalam di RSUD Yowari serta rumah sakit rujukan lainnya.  

– Penguatan kerja sama dan komunikasi antarrumah sakit melalui platform digital yang terintegrasi.  

– Penyusunan SOP rujukan darurat yang jelas dan wajib dilaksanakan.

“Kami tidak ingin ada lagi pasien yang menjadi korban karena sistem yang tidak berjalan. Komisi C akan terus memantau pelaksanaan rekomendasi ini dalam waktu dekat,” tegas Akbar. (Arie)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *