Paraparatv.id | Jayapura | Wakil Wali Kota Jayapura melakukan pertemuan dengan warga RT 07 RW 10, Lorong 3 Jalan Masuk Timung Dewi, Jalan Baru Tobati, Kelurahan Hamadi. Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban, membahas berbagai isu penting yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, termasuk kebersihan lingkungan, pendidikan, serta pelayanan publik.
Dalam Arahan Wakil Wali Kota menegaskan pentingnya rasa memiliki terhadap lingkungan tempat tinggal.
“Ini tempat tinggal kita, di sini kita bekerja dan merantau. Karena itu kita harus jaga bersama, “kata Rustan saat menyasar pemukiman warga, selasa 28 Oktober 2025.
Wakil Wali Kota menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi tantangan besar di Kota Jayapura. Ia meminta warga untuk disiplin membuang sampah pada tempatnya dan mendukung program retribusi sampah.
“Sampah di kota ini adalah masalah kita bersama. Pemerintah berharap warga membuang sampah pada tempatnya. Ada retribusi sampah Rp50.000 per bulan, bagi warga yang mampu wajib membayar, sedangkan bagi yang kurang mampu bisa dibantu karena retribusi sampah merupakan wujud cinta masyarakat terhadap kota.” tegas Rustan.
Pemerintah Kota Jayapura juga akan menempatkan bak sampah di wilayah tersebut atau meminta RT bekerja sama dengan lurah untuk mengatur jadwal pengambilan sampah setiap hari.
“Dari retribusi ini, pemerintah bisa membangun fasilitas umum seperti penerangan jalan dan infrastruktur lainnya.”ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Rustan Saru juga menyampaikan kebijakan baru pemerintah kota terkait bantuan seragam sekolah untuk siswa sekolah negeri.
“Awal November, pemerintah akan mengganti uang pembelian seragam untuk SD, SMP, dan SMA/SMK. Untuk SD merah putih dan batik, SMP putih biru dan batik, SMA/SMK putih abu-abu dan batik. Kalau ada guru yang tidak mau kembalikan uangnya, laporkan ke saya.”jelas Orang Nomor 2 di Pemerintahan kota Jayapura.
Ia juga menegaskan bahwa pelayanan administrasi kependudukan seperti akta kelahiran, akta kematian, KTP, surat pindah, dan kartu keluarga bisa diurus langsung di kantor kelurahan tanpa dipungut biaya.
“Tidak perlu ke Disdukcapil, cukup ke kantor lurah. Semua gratis.” Cetus Rustan
Selain itu, ia menambahkan bahwa untuk pemakaman umum di kawasan Buper juga tidak dikenakan biaya alias gratis.
Pemerintah Kota Jayapura juga menyediakan program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan gratis bagi warga berusia 15–65 tahun yang bukan ASN. Pendaftaran dapat dilakukan melalui RT setempat.
“Ini gratis, pemerintah yang bayar. Jadi manfaatkan dengan baik.” Harapnya.
Selain layanan kesehatan, pemerintah juga memasang lima titik WiFi gratis di beberapa lokasi strategis, yaitu di Taman Imbi, Kantor Damkar Entrop, GOR Waringin kotaraja, dan Kantor Lurah Koya Barat.
Pada akhir tahun 2025, pemerintah akan meluncurkan Program Tim Terpadu Kesehatan, yang akan mendatangi rumah-rumah warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis.
Wakil Wali Kota juga mengapresiasi warga RT 07/RW 10 yang telah memiliki pos kamling aktif. Ia menilai keberadaan pos kamling penting dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Kalau ada pos kamling, orang tidak berani berbuat macam-macam. Tahun 2026 nanti pemerintah akan memberikan bantuan untuk pos kamling yang aktif. Bisa berupa uang, kopi, teh, gula, atau bantuan lainnya,”tutur Rustan
Pemerintah Kota juga akan mengadakan penilaian pos kamling terbaik setiap tahun dua kali, yakni saat HUT Kota Jayapura dan Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus. Pos kamling terbaik akan mendapatkan hadiah dari pemerintah kota.
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota juga langsung berkomunikasi via telepon dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum untuk memastikan rencana pemasangan lampu jalan tahun 2026 serta perbaikan saluran drainase di wilayah tersebut. Tim teknis diminta untuk melakukan survei lokasi segera.
Ia juga menghubungi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk memastikan penyediaan bak sampah di kompleks tersebut agar pelayanan kebersihan dapat berjalan maksimal.
seluruh program ini merupakan bentuk nyata perhatian dan komitmen Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Jayapura untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Semua program ini adalah wujud cinta pemerintah kepada warga. Mari kita sama-sama jaga kota ini agar bersih, aman, dan maju.tutupnya.(Redaksi)

















