Paraparatv.id | Jayapura | Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H., menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjelang akhir tahun anggaran 2025.
Hal itu disampaikan Wali Kota dalam acara penyerahan Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) Tahun 2025 serta Monitoring Meja Triwulan III, yang digelar di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura. Bertempat di Aula Sian Soor Kantor Walikota, Kamis (16/10).
Dalam arahannya, Wali Kota mengungkapkan bahwa hingga saat ini enam kegiatan paket strategis Kota Jayapura masih menunjukkan tingkat penyerapan di bawah 50 persen, disertai sejumlah kegiatan lain yang juga belum mencapai target optimal.
“Selain pelaksanaan monitoring meja dan evaluasi, kita juga baru saja menyerahkan dokumen pelaksanaan kegiatan perubahan tahun 2025. Saya berharap seluruh pimpinan OPD dapat melaksanakan kegiatan dengan bijak dan aktif, agar pada 15 Desember nanti semua kegiatan, baik induk maupun perubahan, dapat mencapai 100 persen,” ujar Abisai Rollo
Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara penyerapan anggaran fisik dan keuangan, mengingat saat ini progres pekerjaan fisik di lapangan dinilai sudah tinggi, namun belum seluruhnya tercermin dalam dtlata keuangan yang akurat.
“Jangan sampai pekerjaan fisik sudah mencapai 90 persen, tetapi belum dilaporkan, sehingga penyerapan anggaran terlihat rendah. Pelaporan harus cepat supaya pencairan juga cepat, dan seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik,”tegasnya
Lebih lanjut, Wali Kota menyoroti masih rendahnya progres enam paket kegiatan strategis, dan menyatakan akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan penyebab keterlambatan serta mencari solusi percepatan.
“Saya akan turun langsung melihat pekerjaan-pekerjaan itu. Kita harus tahu apa kendalanya dan mengambil langkah cepat agar pekerjaan bisa selesai tepat waktu,” kata Wali Kota.
Abisai Rollo juga mengingatkan bahwa 15 Desember 2025 menjadi batas akhir pelaksanaan seluruh kegiatan. Ia meminta setiap OPD segera menuntaskan seluruh program agar tidak ada pekerjaan yang tertunda hingga akhir tahun.
“Kegiatan harus dipercepat. Tinggal dua bulan lagi, semua harus selesai. Penyerahan DPPA perubahan ini menjadi momentum bagi seluruh OPD untuk langsung bekerja, karena waktunya sangat terbatas,”ujarnya.
Wali Kota menyampaikan bahwa hasil monitoring dan evaluasi (monev) akan menjadi tolok ukur kinerja masing-masing OPD sekaligus dasar penilaian Pemerintah Kota Jayapura dalam lima tahun ke depan.
“Monitoring ini menjadi ukuran prestasi setiap OPD. Kita bersatu bekerja untuk kesejahteraan masyarakat Kota Jayapura. Kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota ada pada hasil kerja ibu dan bapak sekalian,”tutupnya (Redaksi)
















