Example floating
Advetorial

Hari Kesaktian Pancasila, Alberth Merauje Ingatkan Pentingnya Moralitas Bangsa

506
×

Hari Kesaktian Pancasila, Alberth Merauje Ingatkan Pentingnya Moralitas Bangsa

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Jayapura | Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPR Papua, Dr. Ir. Alberth Merauje, A.Md.Tek., S.T., M.T., IPM, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk kembali menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini disampaikannya bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Rabu (1/10).

Menurut Alberth, momentum Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi kesempatan untuk merenungkan kembali perjuangan para pendiri bangsa yang telah merumuskan Pancasila sebagai dasar negara, falsafah, dan pandangan hidup bangsa Indonesia.

“Hari ini kita harus mengucap syukur dan berterima kasih, sekaligus merenungkan peristiwa besar 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Para pendahulu kita telah memikirkan dan merumuskan Pancasila hingga menjadi dasar negara dan falsafah hidup bangsa,” ungkap Alberth saat di wawancara parapatatv.id di Ruangan Kerjanya, Rabu (1/10).

Ia menilai, nilai-nilai Pancasila saat ini mulai mengalami degradasi, terlihat dari menurunnya moralitas baik di kalangan pejabat maupun masyarakat. Alberth mencontohkan, persoalan sepele seperti minuman keras atau konflik keluarga seringkali berujung pada hilangnya nyawa maupun harta benda, padahal sila pertama menekankan pentingnya moralitas dan penghargaan terhadap sesama manusia.

“Kalau kita benar-benar menghayati sila pertama tentang Ketuhanan, tentu kita akan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, etika, dan moralitas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Alberth berharap pemerintah kembali memperkuat penanaman Pancasila sejak pendidikan dasar. Pancasila, menurutnya, harus diajarkan kembali di sekolah mulai dari SD hingga SMA agar generasi muda memiliki fondasi kuat dalam berbangsa.

Selain itu, ia menyinggung program pemerintah seperti penyediaan makanan bergizi senilai ratusan triliun rupiah. Menurut Alberth, akan lebih efektif jika dana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung usaha-usaha kecil masyarakat melalui pinjaman berbunga rendah.

“alau dana itu ditempatkan di bank dan masyarakat bisa mengakses kredit dengan bunga 1–2 persen, mereka bisa kembangkan usaha ekonomi keluarga. Itu lebih menyentuh rakyat, sejalan dengan semangat pemerataan dalam Pancasila,” ujarnya.

Alberth menekankan bahwa bila Pancasila dijalankan secara konsisten, maka bangsa Indonesia akan mencapai kedamaian dan kesejahteraan. Ia juga mengingatkan pentingnya peristiwa kelam G30S/PKI sebagai titik balik untuk menguatkan kembali Pancasila sebagai dasar negara.

“Kita tidak mau negara ini terpecah belah. Oleh sebab itu, mari kita laksanakan Pancasila dengan sungguh-sungguh agar NKRI tetap kokoh dalam pembangunan,” pungkasnya.(VN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *