Paraparatv.id | Jayapura | Pemerintah Kota Jayapura bersama UNICEF dan mitra internasional meluncurkan soft launching Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai langkah nyata meningkatkan gizi anak dan ibu di Papua. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Wijaya Kusuma, Kompleks Perumahan Murah Kotaraja Dalam, Jayapura, Selasa (19/8/2025).
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan UNICEF, Pemerintah Tiongkok, serta berbagai mitra yang peduli terhadap kesehatan masyarakat, khususnya di bidang sanitasi dan gizi.
“Kegiatan ini sangat penting, karena menyangkut sanitasi yang berhubungan langsung dengan kebersihan dan kesehatan masyarakat. Program makanan bergizi gratis juga menjadi perhatian utama, terutama bagi anak balita kita, agar dapat menekan angka stunting di Kota Jayapura,” ujar Wali Kota.
Ia menambahkan, perhatian kepada ibu hamil harus diberikan sejak masa kehamilan hingga 1.000 hari pertama kehidupan anak agar generasi Kota Jayapura tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi kebanggaan bangsa. Program ini akan dijalankan di 15 lokasi, baik puskesmas maupun sekolah, sebagai model percontohan.
“Jika pelaksanaan berjalan baik, maka Kota Jayapura akan menjadi tuan rumah kegiatan sanitasi tingkat nasional pada November mendatang,” jelas Abisai.
Perwakilan UNICEF Papua, Pria Santri Beringin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama UNICEF dengan Pemerintah Tiongkok dalam program peningkatan gizi.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memperkuat koordinasi dengan mitra lokal, termasuk Yayasan Gapai Harapan Papua. Fokus utama program ada pada posyandu dan sekolah. Harapan kami, soft launching hari ini menjadi titik awal mempererat kerja sama di masa mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten II Setda Kota Jayapura, Ir. B. Widhi Hartanti, dalam laporannya menyebut bahwa program ini mengedepankan pendekatan lintas sektor untuk menanggulangi masalah gizi, khususnya stunting, melalui program Makan Nusantara Gratis (MNG).
Rangkaian kegiatan mencakup pembukaan, sambutan, soft launching PMT, penandatanganan MoU antara puskesmas dan yayasan mitra UNICEF, serta deklarasi bersama mendukung program makan bergizi gratis.
Adapun hasil kegiatan ini antara lain:
1. Sosialisasi program PMT penyembuhan dan pemulihan di Kota Jayapura.
2. Terjalinnya kerja sama resmi melalui MoU antara puskesmas dan UNICEF dalam pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita di lima distrik.
3. Terbentuknya enam dapur komunitas untuk mendukung posyandu dalam penyediaan makanan bergizi.
4. Terlaksananya program sanitasi air bersih di Kota Jayapura.
“Target keseluruhan program ini adalah menjangkau sekitar 9.000 balita dengan penyuluhan PMT sebulan sekali. Sanitasi akan dilaksanakan selama delapan bulan, ditambah edukasi kesehatan di posyandu,” kata Widhi.
Ia menambahkan, dapur komunitas yang dibangun di posyandu diharapkan menjadi pusat pelayanan gizi agar ibu hamil, ibu menyusui, dan keluarga dengan balita bisa mengakses makanan bergizi secara gratis.
“Program ini adalah kolaborasi antara UNICEF di Tanah Papua, Yayasan Gapai Harapan Papua, serta Dinas Kesehatan Kota Jayapura melalui puskesmas. Kami berharap dengan kolaborasi ini, kita bisa mewujudkan generasi Kota Jayapura yang sehat, cerdas, dan sejahtera,” pungkasnya.(Redaksi)
















