Example floating
Peristiwa

Bukan untuk Tempur, Pembentukan Batalyon di Lereh untuk Membantu Pembangunan

4593
×

Bukan untuk Tempur, Pembentukan Batalyon di Lereh untuk Membantu Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Rudy Puruwito. Foto : Ari Bagus Poernomo

Paraparatv.id | Jayapura| – Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Rudy Puruwito, mengonfirmasi rencana pembentukan satuan baru TNI AD berupa Kompi dan Batalyon di Distrik Kaureh, Kabupaten Jayapura. Namun, berbeda dari satuan militer pada umumnya, keberadaan pasukan ini tidak ditujukan untuk operasi tempur.

Menurut Mayjen Rudy, pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan ini tidak dilatarbelakangi oleh situasi keamanan yang genting. Sebaliknya, tujuan utamanya adalah mempercepat pembangunan dan membantu masyarakat mencapai kesejahteraan.

“Pembentukan satuan baru ini bukan karena daerahnya genting. Kalau genting, tentu akan kami tempatkan di daerah seperti Puncak. Tapi ini justru di Distrik Kaureh, Lereh, dan Yapsi. Tujuannya agar wilayah-wilayah ini bisa berkembang,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin pagi.

Batalyon ini akan berisi personel TNI yang memiliki keterampilan di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Mereka akan bekerja bersama masyarakat membuka lahan, mengembangkan usaha tani, beternak, serta membangun kolam perikanan.

“Namanya Batalyon Teritorial Pembangunan. Isinya bukan pasukan tempur, tetapi orang-orang terlatih di bidang pembangunan. Harapannya mereka bisa membantu masyarakat dan pemerintah daerah mengelola lahan-lahan yang sampai saat ini belum tersentuh,” jelasnya.

Distrik Kaureh sendiri merupakan wilayah terpencil yang sulit dijangkau. Perjalanan darat dari Sentani bisa memakan waktu hingga delapan jam, melewati hutan belantara. Kehadiran satuan ini juga diharapkan mampu membuka akses ke wilayah-wilayah suku yang hingga kini masih terisolasi.

Sebagai bagian dari program ini, TNI juga akan menyiapkan Kompi Zeni yang berperan dalam pembangunan infrastruktur, termasuk rumah rakyat dan fasilitas umum lain yang dibutuhkan pemerintah daerah.

“Kalau pemerintah daerah butuh pembangunan rumah rakyat, maka Kompi Zeni siap mendukung,” tambah Mayjen Rudy.

Langkah ini menunjukkan komitmen TNI untuk hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan, terutama di daerah tertinggal dan belum terjamah pembangunan. (Arie)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *