Paraparatv.id | Karubaga | Dalam rangka mendukung penguatan sistem perbankan dan meningkatkan pembangunan ekonomi daerah, Pemerintah Kabupaten Tolikara dan PT. Bank Papua Cabang Karubaga menjalin kerja sama penyertaan modal daerah.
Penandatanganan pernyataan setoran modal telah dilakukan antara Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos dan Kepala PT Bank Papua Cabang Karubaga, Emanuel Elosak di Kantor Bappeda, Igari Karubaga, Jumat 20 Juni 2025.
Bupati Tolikara Willem Wandik pada kesempatan itu menyampaikan bahwa langkah yang diambil oleh Kabupaten Tolikara untuk menambah permodalan di PT Bank Papua, bukanlah sekadar bentuk kebijakan administratif semata.
“Penyertaan modal ini merupakan wujud nyata keterlibatan Pemerintah Daerah Kabupaten Tolikara, di bawah kepemimpinan kami, dalam mendorong pertumbuhan dan ketahanan sistem keuangan daerah, khususnya melalui peningkatan cadangan perbankan di Bank Papua. Kami menyadari betul, urat nadi perekonomian masyarakat di Kabupaten Tolikara, itu digerakkan oleh Lembaga Perbankan” kata Bupati Willem Wandik.
Tanpa Lembaga Keuangan yang kuat, lanjutnya, maka Tolikara tidak akan mampu melayani kegiatan transaksi keuangan, baik oleh pengguna layanan Pemerintahan maupun untuk mendukung kegiatan wiraswasta di Tolikara.
“Dengan tambahan modal ini, kami berharap Bank Papua mampu memperluas jangkauan pelayanannya, menyediakan produk dan layanan keuangan yang lebih baik dan inklusif (lebih terbuka) bagi masyarakat Tolikara, mulai dari kawasan perkotaan hingga ke kampung-kampung,” tambahnya.
Dikatakan pula bahwa keputusan penyertaan modal Kabupaten Tolikara di tahun 2025 ini, dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal strategis di daerah, antara lain: sebagai bentuk tanggung jawab daerah untuk mendukung keberlangsungan sistem keuangan daerah dan mendorong Bank Papua agar lebih aktif mendukung pelaku usaha lokal dengan produk pembiayaan yang ringan dan tepat sasaran.
Selain itu, melalui kerja sama ini, Pemerintah Tolikara mendorong Bank Papua untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Tolikara, dengan membuka lebih banyak kantor layanan, menyediakan teknologi perbankan digital didukung ketersediaan SDM yang profesional dan siap melayani masyarakat dengan ramah dan cepat. Sudah saatnya masyarakat Tolikara menjadi penonton di tengah arus digitalisasi perbankan yang sudah lebih dahulu berkembang di daerah lainnya.
Melalui penyertaan modal ini, Pemerintah Kabupaten Tolikara juga mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kepemilikan saham daerah di Bank Papua. Ini berarti bahwa Tolikara bukan hanya menjadi pengguna jasa, tetapi juga menjadi bagian dari pengambil keputusan dalam kebijakan dan arah pengembangan Bank Papua ke depannya.
“Kemitraan yang kuat antara pemerintah daerah dan institusi keuangan daerah adalah pondasi penting bagi pembangunan Kabupaten Tolikara yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kami meminta kepada seluruh jajaran Bank Papua untuk menjadikan penyertaan modal ini, sebagai titik tolak untuk bekerja lebih proaktif dan lebih menjangkau layanan perbankan yang menyebar sampai ke pusat-pusat perekonomian di Tolikara,” ucap Bupati Willem Wandik.
Dijelaskan pula bahwa sebagai Pemerintah Daerah, pihakmya akan terus mendorong kolaborasi kerjasama yang saling menguatkan dan tentunya memperkuat peran Bank Papua sebagai “Market Leader” layanan Perbankan di Kabupaten Tolikara.
“Akhir kata, mari kita semua secara bersama-sama, menjadikan kebijakan penyertaan modal tambahan dari Kabupaten Tolikara kepada PT. Bank Papua, yang terselenggara di tahun 2025 ini, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Tolikara yang Religius, Berbudaya, Mandiri, Adil dan sejahtera, dengan hadirnya layanan sistem keuangan yang sehat dan berpihak kepada Masyarakat di Tolikara,” tutup Bupati Willem Wandik.
Penandatanganan pernyataan setoran modal dihadiri Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos didampingi Sekda Dr. Yosua Douw, S.Sos.,M.Si, Kepala PT Bank Papua Cabang Karubaga, Emanuel Elosak bersama staf, anggota Forkopimda, Asisten Setda Tolikara, Staf Ahli, dan para pimpinan OPD.(Redaksi)

















