Paraparatv.id | Yapen | Pemerintah Daerah Yapen melakukan apel dalam rangka Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025 dengan mengusung tema global “Ending Plastic Pullution” (Hentikan polusi plastik) dan di rangkaian melakukan jalan bersama memungut sampah di sekitaran daerah perkantoran. Kamis (5/6/25)
Bupati Yapen Benyamin Arisoy saat membacakan amanat dari Menteri Lingkungan Hidup/Kepala badan Pengendalian Lingkungan Lingkungan Hidup Republik Indonesia Hanif Faisol Nurofio mengatakan, momen Hari Lingkungan Hidup ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan panggilan moral, seruan aksi kolektif, dan momentum penyadaran bersama.
“Polusi plastik adalah bom waktu ekologis. Sebab menurut United Nations Environment Programe, dunia saat ini memproduksi lebih dari 400 juta ton plastik setiap tahun. Namun hanya kurang dari 10 Yo yang berhasil didaur ulang. Sisanya mencemari tanah, sungai, laut, dan bahkan telah terdeteksi dalam rantai makanan manusia”.ungkap Benyamin.
Sebagai pimpinan di Pemerintahan Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy menyerukan agar dibuat peraturan daerah (perda) pelarangan plastik sekali pakai, pembangunan bank sampah dan fasilitas daur ulang lokal, membuat ruang edukasi bersama (sekolah, pasar, tempat ibadah, dan kantor), dan pemberian apresiasi pejuang lingkungan.
“Setiap langkah kecil dengan memilah sampah, menolak plastik sekali pakai, memilih produk ramah lingkungan akan menciptakan gelombang peru bahan besar. Bumi tidak membutuhkan kita. Kitalah yang membutuhkan bumi. Mari kita wariskan alam yang bersih, bukan krisis yang ditinggalkan,” terang Benyamin.
Dalam kegiatan ini, juga di lakukan penyerahan bantuan tempat sampah juga bibit kepada masyarakat.(HB)

















