Paraparatv.id |Jayapura| – Ketua SOKSI Provinsi Papua, Wilem Frans Ansanay, secara tegas menyatakan bahwa SOKSI menarik diri dari relawan Garuda Nusantara dan kini mengalihkan seluruh dukungan untuk memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (Mariyo), paslon nomor urut 2 dalam Pilkada Provinsi Papua.
Wilem menjelaskan, Garuda Nusantara merupakan organisasi relawan yang awalnya dibentuk menjelang Pemilu 2024 untuk mendukung pasangan calon nomor urut 01 bersama Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP). Namun dalam perjalanannya, dukungan itu ditarik karena pembina utama Bara JP difitnah oleh pihak tertentu.
“Pembina utama kami difitnah. Saya sebagai ketua Bara JP tidak bisa menerima itu. Maka saya dan seluruh jajaran memutuskan mundur. Otomatis, Garuda Nusantara yang merupakan mitra kami juga kami tarik dari dukungan ke paslon 01,” kata Wilem.
Ia menegaskan bahwa meskipun masih ada satu dua orang yang bertahan memakai nama Garuda Nusantara, hal itu tidak berpengaruh apa-apa. “Bagi kami itu kecil, tidak ada hitungannya. Basisnya ada di kami. Kami punya struktur dan kekuatan sampai ke kabupaten/kota yang sebelumnya juga memberikan poin penting dalam gerakan relawan,” tegasnya.
Wilem juga menambahkan bahwa relawan bukanlah gerakan liar. “Relawan itu saya yang biayai, saya bentuk bersama teman-teman dari organisasi. Karena itu semua berada dalam kendali. Kini seluruh relawan kami kerahkan untuk memperkuat perjuangan paslon 02, Mariyo.”
Menurutnya, kekuatan relawan yang kini solid di belakang Mariyo menjadi kunci penting dalam pertarungan Pilkada mendatang. “Kalau kami berdiri di belakang paslon 02, akan terjadi game over dari Pilkada 27 November 2024 menuju PSU yang akan datang,” ujarnya yakin.
Lebih lanjut, Wilem membeberkan bahwa deklarasi dukungan terhadap Mariyo telah dilakukan di beberapa kabupaten, antara lain Kabupaten Jayapura, Supiori, dan Mamberamo Raya. Dalam waktu dekat, deklarasi serupa juga akan digelar di Kepulauan Yapen dan Waropen. “Kami sudah bergerak di semua kabupaten yang telah menyelesaikan Pilkada tingkat kabupaten. Semua satu komando.”
Sebagai organisasi yang mendirikan Partai Golkar, SOKSI memastikan bahwa arah dukungan politiknya sejalan dengan keputusan partai. “SOKSI itu pendiri Partai Golkar. Maka sudah pasti Partai Golkar akan bekerja keras memenangkan pasangan Mariyo,” kata Wilem.
Ia juga menyebut bahwa kepala-kepala daerah dari Partai Golkar dan Partai Demokrat telah berkolaborasi aktif untuk memastikan kemenangan Mariyo di Pilkada Papua. “Ini bukan hanya soal relawan, ini juga kekuatan partai, kekuatan struktur, dan kekuatan rakyat,” pungkasnya. (Arie)

















