Example floating
Peristiwa

Oknum Calon Wakil Bupati Jayapura Diduga Telah Melakukan Pelecehan Terhadap Pelajar

3545
×

Oknum Calon Wakil Bupati Jayapura Diduga Telah Melakukan Pelecehan Terhadap Pelajar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. (Istimewa)

Paraparatv.id |Sentani| – Seorang oknum calon wakil bupati di Jayapura dilaporkan ke Polisi atas dugaan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur.

Salah satu kerabat korban yang terpaksa harus disembunyikan indentitasnya saat ditemui di Sentani, Selasa 03 Desember 2024 mengemukakan, pihaknya telah mendatangi Mapolres Jayapura untuk melaporkan persoalan tersebut.

Namun laporannya itu ditolak oleh petugas yang sedang piket siang itu dengan alasan saat ini sedang pleno perhitungan suara Pilkada Kabupaten Jayapura dan keluarga korban diarahkan untuk melapor ke Polda Papua.

“Iya tadi siang saya sama-sama dengan korban dan dua saudaranya yang lain melapor ke Polres. Pertama kita ke SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu). Tapi kita diarahkan ke ruangan yang ada di depan” kata sumber pada hari Senin lalu.

“Waktu kita ke ruangan itu, ibu yang bertugas bilang saat ini sedang Pilkada, jadi kita disuruh untuk langsung melapor ke Polda Papua besok” tambahnya.

Dirinya juga menambahkan, ini adalah yang keduakalinya korban mendatangi Mapolres Jayapura untuk melaporkan kasus dugaan pelecehan itu.

Beberapa waktu lalu korban didampingi kerabatnya pernah mendatangi Polres Jayapura untuk melaporkan kejadian tersebut, hanya saja saat itu anggota yang bertugas di Polres Jayapura menyarankan agar korban melakukan visum terlebih dahulu.

Namun karena saat itu keluarga korban mengalami keterbatasan untuk membayar biaya visum sehingga tidak jadi mendatangi RSUD Yowari untuk melakukan visum.

“Kalau yang tadi kita datang ini, sudah ada visumnya jadi kita langsung ke Polres untuk melapor, tapi ibu yang bertugas suruh kita melapor ke Polda Papua. Jadi Besok baru kita ke Polda Papua untuk melapor” tambahnya.

Lebih jauh diungkapnya, korban pelecehan ini, sebut saja bunga telah berkali-kali dilecehkan oleh oknum politisi yang saat ini sedang ikut bertarung dalam Pilkada di Kabupaten Jayapura.

Kata dia, korban baru mengaku setelah ditanyai oleh neneknya kenapa sering terlambat pulang sekolah ataupun sering pulang malam ketika keluar rumah. Bahkan menurutnya, bunga sering di jemput dengan mobil berwarna silver tidak jauh dari tempat tinggalnya.

“Kita cuma minta pertanggungjawaban dari pelaku itu saja. Karena pelaku sudah merusak masa depan anak kami ini” ujarnya.

Bahkan menurut sumber, istri dari oknum politisi ini sudah mendatangi sekolah bunga dan menemui kepala sekolahnya dan meminta agar bunga dikeluarkan dari sekolah.

“Inikan sudah sangat keterlaluan, karena kelakuan bejat orang ini masa depan anak kami ini terancam” pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Arrya Nusa Hindrawan tidak menanggapi ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat apakah benar ada korban pelecehan yang hendak melapor ke Polres namun diarahkan untuk melapor ke Polda Papua. (Arie)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *