Paraparatv.id | Jayapura | Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Papua mengundang puluhan pemuda di Kota Jayapura dalam rangkaian acara diskusi yang terlaksana di Jayapura, Rabu (14/6).
Sebagai peserta diskusi, anak muda yang berasal dari komunitas dan Sekolah Menengah Atas di Kota Jayapura itu diajak berdiskusi memahami pandangan dalam tatanan sosial.
Para pemuda dibekali dengan materi diskusi yang dipaparkan langsung oleh narasumber dari Kepala Subdirektorat Kerjasama Asia Pasifik dan Afrika.
Kepala Subdirektorat Kerjasama Asia Pasifik dan Afrika Kolonel (Sus) Harianto mengatakan pentingnya peran pemuda dalam menangkal radikalisme dan terorisme dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kehadiran bangsa itu harus nyata, kita menggugah semangat pemuda pemudi dari Papua dengan ajakan-ajakan positif bahwa paham radikalisme, terorisme, anti Pancasila dalam wadah kebhinekaan ini harus kita pegang bersama ,” katanya.
Harianto menambahkan BNPT terus memberikan sentuhan pendekatan, salah satunya melalui diskusi pemuda yang melahirkan komitmen pencegahan paham yang memecah belah.
“Dari sini kami berharap akan muncul komitmen yang lahir dari hati nurani para pemuda, bahwa inilah yang harus kita lakukan, sebuah pencegahan tentang paham-paham intoleransi, radikalisme, intoleransi untuk keutuhan bangsa dan negara ini,” ungkapnya.
Harianto menjelaskan, salah satu bentuk aksi yang akan dilakukan adalah melakukan podcast dengan menyebarkan informasi positif dalam rangka penanggulangan paham radikalisme.
“Salah satu targetnya adalah menyebarkan dalam bentuk podcast yang akan mereka desain dan distribusikan. Ini adalah cara yang akan memberikan kontribusi positif sebagai generasi penerus bangsa,” jelasnya.
Sementara Kabid Pemuda dan Pendidikan FKPT Papua, Ali Kabiay menyambut baik kegiatan yang dinilainya sangat positif bagi anak asli Papua di Kota Jayapura.
“Ini kegiatan yang sangat positif bagi anak muda asli Papua dalam menangkal radikalisme dan terorisme,” ujarnya.
Ali mengatakan setiap anak Papua harus bertumbuh, mengembangkan potensi dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dari ancaman yang merusak tatanan masyarakat.
“Jadi anak-anak muda ini merupakan harapan bangsa. Kita semua mendukung apa yang dikatakan BNPT, kita terus berkoordinasi dengan setiap komponen di Papua guna mendukung program-program positif di tanah Papua,” ujarnya. (KR).

















