Paraparatv.id | Sentani | Penjabat Walikota Jayapura Frans Pekey membuka secara resmi pelaksanaan seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke XXVII tingkat kota Jayapura di Aula LPTQ Kotaraja Sabtu (13/05/23).
Hadir dalam acara itu yakni Sekda kota Jayapura, Ketua PAN Kota Jayapura Rustan Saru, beberapa OPD di jajaran Pemeritah kota Jayapura, anggota DPRD kota Jayapura, Kapolsek Abepura, dan ibu-ibu penguris Masjid.
Penjabat Walikota Jayapura Frans Pekey mengatakan, STQ merupakan kegiatan mempererat ukhuwah islamiyah dan juga sarana menyatukan umat islam.
Dikatakan dengan adanya momentum Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) menjadikan generasi di kota Jayapura sebagai generasi beriman, bertaqwa, berakhlak mulia serta berperadaban maju dan mandiri.
Kegiatan ini mampu melahirkan generasi yang paham Al Quran, bukan hanya mampu membaca namun juga mampu memahami arti dan maknanya, serta mengamalkannya.
” Hari ini LPTQ kota Jayapura menyelenggarakan lomba STQ, yang ke 27 tingkat kota Jayapura, dan lomba yang dilakukan hari ini itu selain ajang menunjukkan kebolehan melantunkan ayat ayat suci alquran tetapi juga melalui lomba ini saya berharap warga muslim di kota jayapura kususnya para peserta yang ikut memiliki kemampuan atau mendalami ayat ayat suci alquran yang di maknai.”ungkapnya.
Selain itu, Pekey berharap kepada para peserta yang akan tampil para khafilah menjadi yang terbaik dari lima distrik.
Ia menyampaikan, kepada anggota dewan hakim yang dipercayakan menilai para peserta, diharapkan agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.
“Para dewan juri saya juga berharap bisa memberikan penilaian sesuai kemampuan yang dimiliki masing masing peserta secara objektif dengan standar yang telah ditentukan sehingga yang keluar sebagai juara adalah berdasarkan dari pada peserta sendiri, bukan karena faktor lain,karena para juara akan mewakili kota Jayapura ditingkat Provinsi.”Pungkasnya.
Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Kota Jayapura Abdul Jusuf mengatakan penyelenggaraan STQ ke XXVII tingkat kota Jayapura menunjukkan komitmen bersama kita untuk satu hari membangun kota Jayapura bukan saja sebagai pemanis bibir tapi benar benar kita wujudkan dalam kehidupan nyata.
“Untuk itu sebagai salah satu upaya agar nilai Al Qur’an itu berfungsi bagi umat Islam, selain bertujuan untuk menanamkan akhlak kecintaan terhadap Al-Qur’an bagi kaum muslimin,maka STQ juga menjadi sarana melatih diri agar memiliki daya saing yang unggul,”ungkapnya.
Iya terus menghimbau kepada umat di kota Jayapura,agar hikmah penyelenggaraan STQ ke XXVII benar benar menjadi filter berbagai dampak negatif kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Mari kita jadikan STQ ke XXVII sebagai pondasi yang kuat bagi masyarakat, terutama bagi generasi muda agar senantiasa melakukan inovasi perubahan ke arah ke baikan.”tutupnya (Z)

















