Example floating
BERITAKesehatan

110 Sample Jajanan Takjil Ramadhan diperiksa BPOM Jayapura

266
×

110 Sample Jajanan Takjil Ramadhan diperiksa BPOM Jayapura

Sebarkan artikel ini
Petugas BPOM Jayapura saat mengambil sampel jajanan kuliner berbuka puasa 1444 Hijriyah di Jayapura

Paraparatv.id | Jayapura | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jayapura melakukan uji sampel takjil buka puasa untuk mengantisipasi kemungkinan adanya produk mengandung berbahan bahaya.

Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Jayapura, Mojaza Sirait, S.Si., Apt mengatakan, sebanyak 110 sampel dibeli dari 38 pedagang di enam lokasi berbeda di Kota Jayapura,

“Enam lokasi diantaranya turunan Jaya Asri, Bucen, Paldam, TNI Angkatan Laut, Entrop dan lokasi festival Baku Timba PTC Entrop, ” Ucap Mojaza di kawasan PTC. Selasa (4/4).

“Mengapa takjil ini perlu kita awasi Ini kan pedagang musiman yang belum mendapatkan pembinaan cara produksi makanan yang baik, karena dalam pembuatan makanan itu ada standar cara produksi pangan yang baik untuk skala kecil dan besar, mulai dari kebersihannya (sanitasi, higienis), kebersihan tempat, kebersihan peralatan dan orangnya, termasuk juga penggunaan bahannya. Semua itu untuk memastikan bahan yang digunakan masih berkualitas baik, tidak kadaluarsa, tidak rusak dan tidak menggunakan bahan pengawet yang dilarang,” jelasnya.

“Jenis sampel yang disampling diantaranya, kudapan, minuman dan es yang berwarna merah atau kuning, aneka kue, serta lauk pauk berbuka puasa seperti mie, bakso, tahu, lontong serta kerupuk. Hasil pengujian terhadap 110 sampel tersebut seluruhnya memenuhi syarat terhadap parameter uji yang dilakukan atau tidak mengandung bahan berbahaya, “ujar

Ia menambahkan, mengapa pihaknya melakukan ini karena animo masyarakat luar biasa.

“kalau kita melihat sore sore dijalan jalan macet, ini kan berarti makanan yang di produksi oleh pedagang ini kita harus jamin kualitasnya supaya yng berbuka itu terjamin kesehatannya, ” Ucapnya.

Dia memastikan, pihaknya mendukung dunia usaha serta mempercayai dunia usaha dan para pedagang, namun semua ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memastikan makanan dan minuman berkualitas baik yang beredar di Jayapura.

“Hasil uji kita baik, tidak ada cemaran kimia, tetapi sekali lagi saya himbau kepada para pedagang yang berjualan di pinggir-pinggir jalan agar membuat display yang aman dan bebas dari asap serta debu. Pastikan pajangannya itu kalau bisa pakai etalase tertutup. Kalau memang tidak punya etalase, tutuplah dengan plastik yang bening yang sesuai, pastikan kebersihannya karena ini berpengaruh terhadap cemaran mikrobiologi,”pungkas Mojaza.

“Berikutnya menggunakan kemasan pangan yang sesuai, misalnya pangan jangan langsung menggunakan kemasan primer dalam hal ini kantong kresek berwarna merah, hitam, putih, hijau dan lain sebagainya. Gunakanlah kantong kresek yang bening yang bisa bersentuhan langsung dengan pangan langsung”ucapnya. (SIL)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *