Paraparatv.id | Mamberamo Raya | Tokoh pemuda wilayah adat Saireri Jon Kalfin Maitindom, S.KM, M.Kes, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pemekaran Provinsi Papua Utara sebagai upaya percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat di wilayah pesisir utara Papua.
Dalam pernyataannya kepada awak Media minggu petang (14/2), salah satu tokoh pemuda Saireri Jhon Maitindom menegaskan bahwa pembentukan Provinsi Papua Utara merupakan aspirasi lama masyarakat yang dinilai penting demi mendekatkan rentang kendali pemerintahan serta mempercepat kesejahteraan rakyat.
“Kami sebagai generasi muda Saireri melihat pemekaran Provinsi Papua Utara sebagai langkah strategis untuk mendorong pemerataan pembangunan, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan serta kesehatan,” ujarnya.
Menurut pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris KNPI Kabupaten Mamberamo Raya bahwa selama ini masih terdapat kesenjangan pembangunan antarwilayah yang disebabkan oleh luasnya wilayah dan keterbatasan akses transportasi.
Dengan adanya provinsi baru, diharapkan pengelolaan potensi sumber daya alam dan kelautan di kawasan Saireri dapat lebih optimal dan berdampak langsung bagi masyarakat adat.
,” Saya menghimbau dan mengharapkan kepada masyarakat wilayah barat Mamberamo Raya khususnya Waropen atas kita bersatu bersama masyrakat Calon DOB Ghondumi Sisare dan kita bergabung ke wilayah adat Saireri untuk mempercepat proses pemekaran Provinsi Papua Utara sesuai wilayah adat yang sudah ditetapkan ,” jelas Jhon Maitindom
Wilayah adat Saireri sendiri meliputi sejumlah daerah di pesisir utara Papua, termasuk kawasan kepulauan seperti Kepulauan Yapen, Biak Numfor, dan Waropen yang memiliki potensi besar di sektor perikanan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Jhon Maintindom yang akrab disapa JKM ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan kaum intelektual, untuk bersama-sama mengawal proses aspirasi ini secara damai dan konstitusional sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kita harus menjaga situasi tetap kondusif. Dukungan ini bukan untuk memecah belah, tetapi demi masa depan generasi Saireri yang lebih baik,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah pusat dapat mendengar aspirasi masyarakat Papua, khususnya wilayah adat Saireri, sehingga cita-cita pembentukan Provinsi Papua Utara dapat segera direalisasikan demi terwujudnya pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.(Readaksi)
















