Paraparatv.id | Jayapura | Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi korban yang tertimbun longsor di lokasi tambang tradisional Batu Putih Gajah Putih, Jayapura Selatan, Kota Jayapura. Kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh Tambirana Woru setelah satu orang tidak ditemukan usai terjadi longsoran.
Korban yang bernama Rafles Fonataba/Waromi (L/22) sedang melakukan aktivitas penambangan tradisional di lokasi kejadian ketika tanah longsor tiba-tiba terjadi pada pukul 14.30 WIT. Korban tidak sempat menyelamatkan diri dan tertimbun material tanah. Keluarga serta masyarakat telah melakukan pencarian namun tidak berhasil, sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura.
Tim Rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura berjumlah 11 personil segera melaksanakan Operasi SAR. Setelah tiga hari melakukan pencarian, korban ditemukan oleh rekannya bernama Okto pada pukul 17.57 WIT, kemudian diminta bantuan Basarnas untuk melakukan evakuasi.
“Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban pada pukul 21.15 WIT. Medannya agak sulit dengan material yang mudah longsor sehingga tim harus bekerja sangat hati-hati. Tim agak kewalahan saat melakukan proses evakuasi, namun akhirnya proses berjalan lancar,” ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Anton Sucipto.
Tim SAR Gabungan yang terlibat terdiri dari Basarnas, Polresta, KP3 Laut, Koramil Japsek, Bidokkes, Orari, RAPI, UPC 119 Kota Jayapura, BPBD, PMI, Saka Wanabhakti, keluarga korban, serta masyarakat. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan diangkut ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Setelah korban berhasil dievakuasi, operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih.(*)
















