Example floating
Advetorial

Momentum 171 Tahun Pekabaran Injil di Tanah Papua, Gereja Dorong Persatuan dan Keselamatan

11
×

Momentum 171 Tahun Pekabaran Injil di Tanah Papua, Gereja Dorong Persatuan dan Keselamatan

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Keerom | Peringatan 171 tahun Pekabaran Injil di Tanah Papua yang dirayakan Jemaat Rayon 3 Klasis Keerom Distrik Skanto menjadi momentum mempererat kebersamaan serta memperkuat pelayanan gereja di tengah masyarakat.

Ibadah syukur dilaksanakan di Arso 9, Kampung Inteimlyan, Distrik Skanto dan dihadiri sejumlah Tokoh Pemerintah, Tokoh Agama serta lintas umat beragama. Hadir dalam kesempatan itu mantan Bupati Keerom Yusuf Wally, Wakil Bupati Keerom, Kepala Distrik Skanto, Kapolsek Skanto, Kepala Kampung di Distrik Skanto serta perwakilan umat Katolik dan Islam.

Ketua Panitia Perayaan HUT Pekabaran Injil Tanah Papua Rayon 3 Klasis Keerom Distrik Skanto, Drs. Nathan Bonay, mengajak seluruh umat untuk terus bersatu dalam semangat pelayanan.

Ia mengatakan, peringatan 171 tahun Pekabaran Injil menunjukkan bahwa iman dan peradaban orang Papua telah bertumbuh secara signifikan.

“Dengan merayakan Pekabaran Injil di Papua, khususnya di wilayah Lingkungan 3, Jemaat semakin bersatu untuk terus melayani pekerjaan Tuhan di keluarga, gereja dan di mana pun kita berada. Dampak peradaban ini diharapkan menular kepada orang lain sehingga membawa perubahan yang sama, khususnya di Tanah Keerom,” ujarnya.

Nathan juga menekankan pentingnya membangun kerjasama lintas umat beragama demi menjaga keharmonisan dan mendukung Pembangunan di Kabupaten Keerom.

“Kerjasama ini harus terus dibangun untuk mempererat seluruh umat beragama di Kabupaten Keerom, sehingga kebersamaan hidup damai dapat berjalan seiring dengan transformasi pembangunan,” tambahnya.

Sementara itu, Pendeta Merry L. Wompere, Anggota Badan Pekerja Klasis Lingkungan Tiga GKI Keerom, menyampaikan bahwa seluruh jemaat merayakan Hari Pekabaran Injil Tanah Papua di Jemaat Api Allah dengan mengusung tema tahun ini, ‘Pertobatan Mendatangkan Keselamatan’.

“Kami berharap setiap Jemaat Tuhan mengalami pertobatan dan keselamatan dalam berbagai aspek kehidupan, di mana pun mereka berprofesi, tinggal dan mengabdi. Itu harapan gereja,” tuturnya.

Ia juga menegaskan pentingnya nilai kepedulian terhadap mereka yang terpinggirkan, terabaikan dan terisolasi.
“Gereja harus hadir membawa warna, menghadirkan damai dan sukacita bagi semua,” katanya.

Senada dengan itu, Pendeta Vebriany R. Aybuan, Sekretaris Klasis GKI Keerom, menjelaskan bahwa subtema perayaan tahun ini adalah kepedulian dalam sebuah gerakan untuk membawa pertobatan dan keselamatan bagi umat Kristen.

“Kami sangat merasakan bahwa Injil merupakan pernyataan Allah bagi dunia, khususnya untuk Kabupaten Keerom dan Distrik Skanto. Karena itu, kami ingin terlibat dalam gerakan pertobatan melalui pemberitaan Injil kepada jemaat dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peran tokoh agama tidak hanya sebatas menyampaikan khotbah, tetapi juga terlibat langsung dalam gerakan misi.

“Pertobatan itu akan membawa keselamatan bagi semua,” pungkasnya.(KT)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *