Paraparatv.id | Yapen | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Yapen menggelar pertemuan bersama pelatih dan pengurus sepak bola Rabu (21/1/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Kepulauan Yapen ini membahas persiapan sejumlah kegiatan olahraga dalam rangka menyongsong dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kepulauan Yapen yang akan diperingati pada 6 Maret 2026.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah rencana pelaksanaan turnamen sepak bola Bupati Cup, yang diharapkan menjadi momentum kebangkitan gairah olahraga, khususnya sepak bola, di daerah tersebut.
Ketua Umum KONI Kabupaten Kepulauan Yapen, Roi Palunga, mengatakan bahwa KONI berinisiatif mendorong terlaksananya berbagai event olahraga meskipun di tengah keterbatasan. Namun demikian, seluruh kegiatan nantinya akan berada di bawah koordinasi panitia resmi yang dibentuk oleh Panitia HUT Kabupaten Kepulauan Yapen.
“Dalam rangka mempersiapkan Bupati Cup, kita perlu menyamakan persepsi dan membicarakan kesiapan pertandingan sepak bola yang akan disepakati bersama. Meski dengan segala keterbatasan, KONI tetap berkomitmen menghadirkan event olahraga untuk membangkitkan kembali semangat yang sempat tertidur,” ujar Roi Palunga.
Ia menegaskan bahwa suksesnya kegiatan ini membutuhkan dukungan dan keterlibatan semua pihak. Oleh karena itu, KONI mengajak seluruh pengurus, pelatih, pegiat olahraga, hingga masyarakat untuk berkontribusi sebagai relawan demi menyukseskan agenda olahraga daerah.
“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama memberi yang terbaik bagi Kabupaten Kepulauan Yapen. KONI tidak bisa berjalan sendiri, kolaborasi adalah kunci,” tambahnya.
Selain sepak bola, sejumlah cabang olahraga lain juga direncanakan untuk memeriahkan HUT, di antaranya tenis lapangan dan bulutangkis. Seluruh rangkaian kegiatan olahraga tersebut akan berada di bawah payung panitia kabupaten sebagai bagian dari perayaan resmi HUT Kepulauan Yapen.
Melalui kegiatan ini, KONI Kepulauan Yapen berharap olahraga tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet, penguatan persatuan, serta kebangkitan prestasi olahraga daerah ke depan. (EB)
















