Paraparatv.id | Sorong | Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kehidupan beragama dan sosial masyarakat, PT PLN (Persero) menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk pembangunan empat rumah ibadah di Provinsi Papua Barat Daya. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan secara simbolis di Gereja GKI Sion Malaingkedi, Kota Sorong, pada Rabu (17/12).
Program ini bertujuan untuk mendukung penyediaan sarana ibadah yang layak, nyaman, dan representatif. Selain itu, inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat peran lembaga keagamaan sebagai pilar pembentukan karakter dan pemersatu di tengah keberagaman masyarakat Papua.
Acara penyerahan bantuan tersebut dihadiri langsung oleh Manager PT PLN (Persero) UP3 Sorong, Deni Muhammad Abrar, serta Anggota Komisi VI DPR RI, Faujia Helga Br. Tampubolon, yang turut memberikan dukungan terhadap inisiatif sosial ini.
Adapun empat penerima manfaat dari program TJSL ini tersebar di wilayah Sorong dan Kabupaten Raja Ampat, yaitu Gereja GKI Sion Malaingkedi Sorong, Masjid Khoirul Ummah, Gereja Kristus Gembala Agung (GKGA) Kab. Raja Ampat, dan Yayasan Pendidikan Quba.
Bantuan ini disambut antusias oleh para perwakilan penerima manfaat. Eko Wicaksono, salah satu perwakilan penerima manfaat dari Masjid Khoirul Ummah, mengungkapkan bahwa bantuan ini menjadi solusi nyata atas kendala pembiayaan pembangunan yang selama ini mereka hadapi.
“Tentunya dengan adanya program-program yang bersifat begini, saya selaku penerima bersyukur dan senang sekali. Kami mengucapkan terima kasih karena kami yang ingin mempunyai tempat ibadah tentunya menghadapi banyak kendala, salah satunya tentang pembiayaan. Dengan adanya program ini, sangat bermanfaat sekali bagi kami,” ungkap Eko.
Senada dengan hal tersebut, Meilky Liubron Pandjaitan, perwakilan penerima manfaat dari Gereja Kristus Gembala Agung (GKGA) Kabupaten Raja Ampat, menilai program TJSL PLN memberikan dampak positif yang nyata bagi jemaat di daerah kepulauan tersebut.
“Untuk program TJSL ini sangat bermanfaat untuk kami yang ada di Kabupaten Raja Ampat. Melalui program ini, PLN memberikan dampak yang positif bagi kami di sana selaku penerima. Kami tahu bahwa PLN sudah sangat memberikan bantuan positif sehingga ke depannya sangat bermanfaat bagi jemaat di sana,” tutur Meilky.
Manager PLN UP3 Sorong, Deni Muhammad Abrar, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bukti komitmen PLN untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui pemberdayaan sosial.
“Kami berharap bantuan ini dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam menjalankan kegiatan keagamaan, baik bagi umat Kristiani maupun Muslim. Ini adalah bagian dari upaya PLN mendukung terciptanya fasilitas ibadah yang memadai,” ujar Deni.
Melalui penyaluran bantuan ini, PLN berharap kerukunan antarumat beragama di Papua Barat Daya semakin erat, serta fasilitas ibadah dan pendidikan yang dibangun dapat digunakan sebaik-baiknya untuk membina mental dan spiritual masyarakat.(*/Redaksi)

















