Paraparatv.id | Yapen | Berita duka kembali menyelimuti di malam Kudus bagi umat nasrani, 21 orang mengalami kecelakaan laut pada Rabu malam (24 Desember 2025) dimana Speedboat sedang dalam perjalanan dari serui menuju kampung Waindu dihantam gelombang tinggi dan angin kencang, sehingga mengalami kebocoran dan seluruh penumpang terhanyut di laut.
Dari keterangan tim SAR, kejadian bermula saat speedboat bermesin kecil bertolak dari Kota Serui menuju Kampung Waindu sekitar pukul 16.30 WIT. Saat melintas di perairan Waindu sekitar pukul 20.00 WIT, speedboat dihantam cuaca buruk dan celaka.
Plt Kepala Distrik Raimbawi Dody H. Lefta, melalui via video WhatsApp membenarkan kejadian tersebut terjadi di selat saireri tepatnya di depan kampung Andei.
“speed kena gelombang besar sehingga air masuk dalam speed dan akhirnya tenggelam”. Jelasnya.
Ia ungkapkan, kendala yang di alami pada proses pencarian korban yaitu cuaca yang tidak menentu, termasuk kebutuhan BBM.
Operasi pencarian dan pertolongan langsung digelar oleh Basarnas bersama TNI, Polri, dan masyarakat setempat. Selain itu, Tim Basarnas Juga melakukan pencarian dengan menggunakan pesawat untuk memantau dari jalur udara
berikut Data Penumpang yang dihimpun Sabtu 27/12/2025 adalah :
Korban Belum Di Temukan
1.Yakoba Swom (P) 37 Tahun
2.Alfonsina Injoroweri (P) 17 Tahun
3.Ester Injoroweri (P) 4 Tahun
4.Ajay Injoroweri ( L ) 2 Tahun 6 Bulan
5.Charles Injoroweri ( L) 33 Tahun
6.ona Poppi Ampasoi (P)32 Tahun
7.Yone Olivia Injoroweri ( P) 9 Tahun
8.Hendrik Injoroweri (L) 5 Tahun
9.Aliando Brayen injoroweri (L) 2 Tahun
10.Teri Brando Injoroweri (L) 8 Tahun
11.Johanis Injoroweri ( L) 60 Tahun
12.Ivon Injoroweri (P) 6 Tahun
13.Naftali Injoroweri (L) 19 Tahun
14.Meyy ( P) 1 Tahun 7 Bulan
15.Maria Injoroweri ( P) 35 Tahun
16.Hendrik Injoroweri (L) 10 Tahun
17.Arius Mabui
Korban ditemukan selamat :
1.usman Asis (L) 37 Tahun
2.Santi Rontini (P) 26 Tahun
3.Hengki Injoroweri ( L) 40 Tahun
Sudah ditemukan Dan Meninggal dunia :
- Sarah Injoroweri 12 tahun ( P)
Pencarian terus diperluas mengikuti arah arus laut dan angin dominan, bekerja sama dengan berbagai unsur termasuk kapal SAR dan perahu karet.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca buruk di perairan setempat dan memberikan dukungan doa agar seluruh korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.(EB)

















