Example floating
AdvetorialEkonomiTrend

Kado Natal dan Tahun Baru, PLN Terangi Dua Kampung di Dogiyai

73
×

Kado Natal dan Tahun Baru, PLN Terangi Dua Kampung di Dogiyai

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Jayapura | PLN berhasil melistriki dua kampung di Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai sebagai kado momen natal dan tahun baru bagi masyarakat. Kampung Motito dan Bobobutu dapat menyala 24 jam penuh setiap harinya setelah puluhan tahun hidup dalam kegelapan tanpa listrik.

Membutuhkan perjalanan tujuh jam dari Kabupaten Nabire, dua kampung tersebut hidup serba terbatas dan kegelapan tanpa adanya penerangan. Hadirnya listrik saat ini memberikan harapan puluhan rumah tangga untuk hidup lebih mudah saat melakukan berbagai aktivitas.

Bupati Dogiyai, Yudas Tebai menyatakan kesiapan pemerintah daerah mendukung penuh program pelayanan listrik di seluruh wilayah Kabupaten Dogiyai. Dia menjelaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar untuk membuka jalan bagi kemajuan pendidikan, pelayanan kesehatan, dan ekonomi masyarakat. Melihat hal itu pemerintah sangat mendukung upaya PLN untuk menjangkau wilayah-wilayah terpencil di Kabupaten Dogiyai

“Mereka (PLN) berjuang sejak tahun 2023 sampai hari ini. Dalam perjuangan untuk menyalakan listrik ini, pasti banyak tantangan yang dilalui, tetapi orang PLN bilang itu bukan masalah karena mereka datang untuk masyarakat yang masih berada dalam gelap dan ingin menerangi. Sekali lagi kami sampaikan apresiasi yang luar biasa untuk PLN,” ujar Yudas Tebai.

Yudas juga mengimbau masyarakat untuk bersikap bijak saat menggunakan listrik. Seluruh infrastruktur kelistrikan yang telah dibangun, wajib untuk dijaga bersama agar suplai listrik terus terjaga. “Semua aturan yang pihak PLN sudah disampaikan itu wajib dipatuhi. Tidak boleh siapapun ambil inisiatif sendiri untuk sambung listrik dari satu rumah ke rumah lain,” tambahnya.

Untuk menyediakan akses listrik kepada seluruh rumah tangga di kedua kampung tersebut, diperlukan pembangunan beberapa infrastruktur diantaranya berupa jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 2,44 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 3,43 kms serta dua unit gardu distribusi yang masing-masing berkapasitas 100 kVA. Sebanyak 37 rumah tangga di Kampung Bobobutu dan Desa Motito, Kabupaten Dogiyai, kini telah menikmati aliran listrik yang disuplai langsung oleh sistem kelistrikan Deiyai. Selanjutnya, PLN akan melakukan penyambungan secara bertahap kepada seluruh rumah tangga di kedua kampung tersebut yang diperkirakan mencapai 200 kepala keluarga.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar menjelaskan PLN terus berusaha menghadirkan listrik ke seluruh pelosok meskipun dihadapkan pada tantangan dan aksesibilitas. Hal ini sesuai dengan arahan pemerintah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah daerah, masyarakat serta para stakeholder yang terlibat dalam semua proses menghadirkan listrik 24 jam penuh. Meski penuh tantangan, tim PLN tidak menyerah dan bekerja keras mengerahkan seluruh tenaga dan hati agar masyarakat bisa merasakan penerangan yang layak khususnya pada momen perayaan natal dan tahun baru mendatang. Semoga cahaya yang terang dapat membawa harapan yang baru untuk kedepannya. Mohon untuk bisa kita jaga bersama seluruh infrastruktur yang telah ada,” pungkas Diksi.(*/Redaksi)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *