Paraparatv.id |Sentani| – Peringatan Hari HAM Internasional di Jayapura berlangsung tegang namun tetap tertib setelah ratusan massa Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menggelar demonstrasi di halaman Kantor Bupati Jayapura, Rabu (10/12/2025). Seruan “Papua Merdeka” dan atribut Bintang Kejora tampak mencolok di antara barisan peserta aksi.
Massa mulai berkumpul sejak pagi di sejumlah titik Sentani sebelum bergerak dalam long march menuju Kantor Bupati Jayapura. Sepanjang rute Sentani–Depapre, para peserta aksi bergantian menyampaikan orasi serta menyanyikan yel-yel perjuangan, memicu kemacetan panjang hingga beberapa kilometer. Dalam aksi tersebut, demonstran membawa spanduk dan poster berisi kritik terhadap pemerintah serta tuntutan penyelesaian berbagai kasus pelanggaran HAM di Papua. Keluhan terkait layanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan yang dinilai masih jauh tertinggal di wilayah pedalaman turut disuarakan.
Koordinator aksi, Baal Makalaka, menyampaikan bahwa demonstrasi serupa digelar serentak di 12 kota di Papua. Ia menuntut negara segera menuntaskan investigasi atas insiden-insiden yang dianggap merugikan masyarakat Papua. Dalam pernyataannya, Baal menuduh pemerintah menutup akses PBB untuk menilai situasi kemanusiaan di Papua. “Penolakan sistematis ini memperkuat keyakinan bahwa negara sedang menyembunyikan kejahatan kemanusiaan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa menurut KNPB, penyelesaian persoalan HAM di Papua hanya dapat dicapai melalui proses dekolonisasi dan referendum yang dimotori PBB.
Aparat keamanan tampak berjaga di sejumlah titik untuk menjaga ketertiban. Aspirasi massa KNPB wilayah Sentani diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Rudy Bukanaung, yang menyatakan siap menampung dan meneruskan seluruh tuntutan melalui mekanisme lembaga. Ia mengapresiasi massa yang menyampaikan pendapat dengan tertib. “Negara memberi ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan pendapat di tempat umum, tetapi semuanya harus sesuai aturan agar tidak mengganggu masyarakat lain,” katanya. Menyinggung soal HAM, Rudy menegaskan bahwa hak asasi adalah hak universal yang melekat pada setiap manusia sejak lahir dan semua orang berhak memperjuangkannya. (Ari)

















