Paraparatv.id | Sentani | Pemerintah Kabupaten Jayapura menggelar lomba pondok Natal pada tanggal 1 Desember hingga 31 Desember 2025, dengan tema “Kasih Mempersatukan Perbedaan”.
Bupati Jayapura, Yunus Wonda juga mengatakan panitia yang akan menilai pada saat lomba pondok natal tahun ini adalah teman-teman dari kalangan umat muslim, agar penilaiannya lebih objektif.
“Panitia pondok Natal adalah teman-teman muslim. Kenapa kami buat seperti itu? Supaya penilaian betul-betul netral,” kata Yunus
Menurutnya, lomba pondok Natal tahun ini terbuka bagi pemuda Gereja dan anak-anak sekolah Minggu di seluruh distrik. Mereka dipersilahkan membuat pondok Natal secara kreatif di pinggir jalan, di bukit, ataupun di tempat umum lainnya.
“Mereka boleh bangun pondok Natal di pinggi jalan, di gunung, dan di mana saja, semua akan dinilai oleh panitia.” Ujarnya
Bupati Yunus juga mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari visi dan misi kepemimpinannya bersama wakil bupati untuk memperkuat toleransi umat beragama di Kabupaten Jayapura.
“Semua pondok Natal hanya mempunyai satu judul, ‘Kasih Mempersatukan Perbedaan’. Tidak ada pondok Yerusalem atau Betlehem.” Ujarnya
Pemerintah juga menyiapkan hadiah besar bagi peserta lomba yang menangkan juara pondok Natal. Juara pertama akan mendapat Rp. 100.000.000, juara kedua Rp. 75.000.000, juara ketiga Rp. 50.000.000 dan juara keempat Rp. 25.000.000. Selain itu, ada juga juara umum per distrik dengan hadiah sekitar Rp. 120.000.000.
Tambahnya, peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran dan tidak mendapatkan bantuan dana dari pemerintah.
“Silahkan kalian bangun sendiri, tidak ada pendaftaran, tidak ada bantuan pemerintah karena pemerintah sudah siapkan hadiah”. Jelasnya. (Keke)


















