Example floating
KABAR YAPEN WAROPEN

Resmikan PLTMH dan PLTS Ausem, Jadi Kampung Pertama Nikmati Listrik 24 Jam

95
×

Resmikan PLTMH dan PLTS Ausem, Jadi Kampung Pertama Nikmati Listrik 24 Jam

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Bupati Yapen dengan Dirjen EBTKE, Direktur Konservasi Energi, Manager Perencanaan dan Pengelolaan Program TJSL Pelindo, Direktur Eksekutif IBEKA, General Manager Pelindo Regional IV Biak, Ketua Yayasan IBEKA dan Kepala Stasiun PSDKP Biak saat melakukan peresmian PLTMH dan PLTS di kampung Ausem

Paraparatv.id | Yapen | Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy, secara resmi meresmikan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) 10 kW dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 7 kWp di Kampung Ausem, Distrik Pulau Yerui, Kamis, (27/11/2025).

Peresmian ini, di saksikan langsung oleh Dirjen EBTKE, Direktur Konservasi Energi, Manager Perencanaan dan Pengelolaan Program TJSL Pelindo, Direktur Eksekutif IBEKA, General Manager Pelindo Regional IV Biak, Ketua Yayasan IBEKA dan Kepala Stasiun PSDKP Biak, serta beberapa pimpinan OPD Yapen.

Dikatakan Bupati Yapen, Kampung Ausem sebagai kampung pertama di Distrik Pulau Yerui yang menikmati listrik 24 jam penuh berbasis energi terbarukan.

“Ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi awal transformasi besar bagi masyarakat Ausem,” kata Bupati Arisoy.

Ia menjelaskan, Kabupaten Kepulauan Yapen telah ditetapkan sebagai wilayah percontohan percepatan elektrifikasi Papua oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM.

Distrik Pulau Yerui menjadi salah satu lokasi prioritas dari ribuan kampung yang belum dialiri listrik di Indonesia.

Hadirnya PLTMH dan PLTS di Ausem disebut Bupati sebagai bukti nyata sinergi pemerintah pusat, BUMN, lembaga masyarakat, dan pemerintah daerah.
Manfaat Langsung untuk Warga :

Sebanyak 35 KK atau 154 jiwa kini menikmati akses listrik stabil. Program ini juga memberi dampak lanjutan berupa :

  • Potensi perikanan 3 -11 ton per bulan, nilai ekonomi hingga Rp 167 juta per bulan.
  • Ekosistem mangrove seluas 59,696 hektare dengan cadangan karbon mencapai 74.200 ton.
  • Manfaat tidak langsung bagi 827 jiwa dari kampung sekitar.
  • Potensi Ausem menjadi pusat ekonomi baru berbasis perikanan, kelautan, dan wisata Mandena.
    Ausem Didorong Mandiri Kelola Energi :

Masyarakat Ausem kini tidak hanya menjadi pengguna tetapi juga pengelola pembangkit.

Hal itu didukung lewat hibah lahan, pembentukan BUMKam Mariseni Jaya Ausem, penetapan tarif listrik Rp 70.000 per rumah, serta pelatihan teknis PLTMH/PLTS dan manajemen BUMKam.

Apresiasi kepada Pelindo, IBEKA, dan Patriot Energi :

Bupati Arisoy menyampaikan terima kasih kepada PT Pelindo, Yayasan Inisiatif Bisnis Ekonomi Kerakyatan (IBEKA), dan Patriot Energi yang mendampingi program ini dari perencanaan hingga pemberdayaan masyarakat.

Akan Direplikasi ke Kampung Lain :
Bupati berharap model pembangunan energi terbarukan ini dapat direplikasi ke kampung-kampung di wilayah utara Pulau Yapen yang masih belum memiliki akses listrik memadai.(EB)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *