Example floating
KABAR YAPEN WAROPEN

Letakan Batu Pertama Rumah Pastori GKI Kapernaum, Bupati Yapen Gereja Terus Berkembang

113
×

Letakan Batu Pertama Rumah Pastori GKI Kapernaum, Bupati Yapen Gereja Terus Berkembang

Sebarkan artikel ini
Bupati Yapen, Benyamin Arisoy saat meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Pastori.

Paraparatv.id | Yapen | Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, menghadiri ibadah Minggu bersama dengan jemaat GKI Kapernaum, dilanjutkan peletakan batu pertama pembangunan rumah pastori sebagai tempat tinggal Pelayan Firman. Minggu (23/11/25).

Prosesi peletakan batu pertama pembangunan rumah pastori, masing-masing oleh Ketua Klasis GKI Yapen Selatan Pdt. Maria Mayor, Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy dan Dewan

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, menyampaikan apresiasi atas komitmen Jemaat GKI Kapernaum dalam memperkuat pelayanan gereja melalui pembangunan sarana pelayanan.

“Pembangunan pastori ini merupakan wujud komitmen jemaat untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi hamba Tuhan dan seluruh warga jemaat. Pemerintah hadir memberikan dukungan penuh bagi proses pembangunan ini,” ujar Bupati.

Bupati juga menyinggung bahwa pembangunan serupa sedang dilakukan di berbagai jemaat di tanah Papua khususnya Kepulauan Yapen, menunjukkan gereja terus bertumbuh dan aktif sebagai mitra pembangunan masyarakat.

Pemerintah daerah, tegas Bupati, tetap mendukung kegiatan keagamaan lintas denominasi sesuai kemampuan anggaran dan tata kelola keuangan daerah yang sedang ditata agar lebih tepat guna dan berdampak bagi rakyat.

Selain kehadiran sebagai kepala daerah, Bupati menegaskan bahwa dirinya dan keluarga juga terlibat secara pribadi sebagai warga GKI di Tanah Papua.

“Saya bersama keluarga juga akan mendukung pembangunan ini melalui janji iman yang direalisasikan secara bertahap dan semen 200 sak,” ucapnya.

Beliau juga mengajak warga gereja untuk bergandengan tangan, saling menopang, dan bekerja dengan semangat persatuan sehingga pekerjaan besar dapat diselesaikan dengan cepat.

Sementara itu, Ketua Klasis GKI Yapen Selatan, Pdt. Maria Mayor, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kesiapan jemaat dalam melaksanakan pembangunan sebagai keputusan Sidang Jemaat.

Beliau menegaskan bahwa pembangunan harus berjalan dalam koordinasi bersama Majelis Jemaat dan sesuai aturan organisasi gereja, agar setiap proses berjalan tertib dan berkesinambungan.

“Pastori yang dibangun bukan hanya milik jemaat, tetapi aset GKI di Tanah Papua yang menopang pelayanan Klasis dan Sinode. Ketika kita sehati, Tuhan memerintahkan berkat atas jemaat-Nya,” tegasnya

Dalam laporan resminya, Ketua Panitia Pembangunan Pastori, Pnt. Yusuf Sampe, menyampaikan bahwa pembangunan dilaksanakan berlandaskan keputusan Majelis Jemaat dengan desain bangunan yang menunjang pelayanan serta partisipasi warga jemaat sebagai kekuatan utama.

Pembangunan didukung melalui Aksi 5 Menit setiap Minggu, Penggalangan dana panitia, Dukungan Majelis Jemaat, Partisipasi warga jemaat, Donatur & pihak yang terpanggil mendukung pelayanan.

“Pembangunan ini bukan hanya keperluan fisik, tetapi wujud komitmen memperkuat pelayanan gereja dan memperlengkapi tugas hamba Tuhan.”tutupnya.(EB)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *