Example floating
KABAR KOTA JAYAPURA

Bentuk Mental dan Disiplin ASN, 700 CPNS Jalani Prajabatan di Rindam XVII Cenderawasih

158
×

Bentuk Mental dan Disiplin ASN, 700 CPNS Jalani Prajabatan di Rindam XVII Cenderawasih

Sebarkan artikel ini
Dr. Ir. H. Rustan Saru. M.M

Paraparatv.id | Jayapura | Pemerintah Kota Jayapura melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi aparatur baru yang terdiri dari CPNS, P3K, dan tenaga K2 di lingkungan Pemkot Jayapura. Kegiatan ini dipusatkan di Rindam XVII Cenderawasih, Ifar Gunung, Kabupaten Jayapura, dan akan berlangsung 2 Tahap selama dua minggu.

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M., menjelaskan bahwa pemilihan Rindam XVII Cenderawasih bukan tanpa alasan. Pemerintah Kota Jayapura ingin memberikan pembinaan aparatur yang tidak hanya menekankan pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, serta mental sebagai pelayan masyarakat.

“Kenapa kami memilih Rindam Cenderawasih? Karena di sana peserta bisa mendapatkan pendidikan dan pembinaan secara lebih disiplin dan terarah. Kami ingin aparatur kita, baik CPNS, P3K maupun K2, tidak hanya pintar bekerja, tapi juga memiliki perilaku dan tanggung jawab yang baik sebagai abdi negara,” jelas Rustan Saru kepada media di Jayapura, Senin (10/11).

Ia menerangkan, pelaksanaan diklat dilakukan dalam dua gelombang karena keterbatasan kapasitas tempat.

“Di Rindam ini ada dua sesi. Gelombang pertama diikuti sekitar 400 peserta, karena kapasitasnya sangat terbatas. Sementara total peserta lebih dari 700 orang, sehingga dibagi dua gelombang. Gelombang pertama sudah selesai minggu lalu, dan sejak hari Minggu kemarin gelombang kedua sudah mulai masuk,” katanya.

Menurut Rustan, kegiatan diklat di lingkungan militer tersebut diharapkan mampu membentuk pola pikir dan etos kerja baru bagi para aparatur, terutama dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat pelayanan publik.

“Harapan pemerintah, dengan diklat di Rindam, para aparatur kita yang selama ini kedisiplinannya menurun atau kurang patuh terhadap aturan, bisa berubah. Ini seperti retret prajabatan yang berbeda dari sebelumnya. Di sana mereka dibina agar lebih disiplin, taat aturan, dan siap melayani rakyat dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Rustan menegaskan, pembinaan ini menjadi langkah strategis Pemkot Jayapura untuk memperkuat kualitas sumber daya aparatur daerah.

“Tujuannya adalah agar setelah mereka kembali dari sana, pola pikir, pola kerja, dan kinerja mereka berubah ke arah yang lebih baik. Kita ingin mereka benar-benar bekerja untuk masyarakat, memberikan pelayanan yang optimal, sehingga tidak ada lagi keluhan dari warga soal pelayanan publik,” tambahnya.

Wakil Wali Kota berharap, setelah mengikuti Diklat di Rindam XVII Cenderawasih, para peserta dapat menjadi aparatur yang disiplin, profesional, dan berintegritas tinggi.

“Di manapun mereka ditempatkan nantinya, kami harapkan mereka bisa bekerja sebaik mungkin, maksimal, dan benar-benar membantu masyarakat. Karena pelayanan publik yang baik akan sangat menentukan wajah pemerintah di mata rakyat,” tutupnya.(VN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *