Paraparatv.id | Jayapura | Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jayapura untuk mendukung penuh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program nasional Presiden Republik Indonesia. Ia memastikan program ini akan berjalan dengan baik, aman, dan tepat sasaran di seluruh wilayah Kota Jayapura.
“Program Makan Bergizi Gratis ini sudah berjalan di seluruh Indonesia, dan sebagai pemerintah daerah, kita wajib mendukung penuh kebijakan nasional ini. Di Kota Jayapura, terdapat sekitar 14 dapur MBG yang aktif beroperasi,”ucap Abisai Rollo kepada media, Sabtu (4/10).
Terkait munculnya kasus keracunan makanan di beberapa daerah di Indonesia, Abisai menekankan pentingnya pengawasan dan pemeriksaan kualitas bahan pangan yang digunakan oleh dapur MBG. Ia berencana meninjau langsung seluruh dapur MBG di Kota Jayapura dalam waktu dekat.
“Kemarin saya sudah meninjau dapur milik Polres Jayapura Kota, dan dalam beberapa hari ke depan saya akan mengunjungi dapur-dapur lainnya. Kami juga akan mengundang seluruh pengelola dapur MBG untuk berdiskusi dan menjelaskan bagaimana sistem persiapan mereka, mulai dari pembelian bahan makanan hingga proses penyajian,”
Walikota juga menyoroti penurunan nilai anggaran per porsi makanan yang semula berada di kisaran Rp13.000–Rp15.000, kini menjadi sekitar Rp8.000 per porsi. Menurutnya, penurunan nilai ini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat dan Badan Gizi Nasional.
“Dengan nilai Rp8.000 per porsi, kami khawatir kualitas gizi bisa menurun. Kami minta pemerintah pusat untuk menghitung kembali secara realistis agar dapur-dapur MBG tidak kesulitan, bahkan jangan sampai berhenti beroperasi,”pungkasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar memahami bahwa seluruh pendanaan program MBG berasal dari pemerintah pusat, sementara Pemerintah Kota Jayapura hanya bertugas mendampingi dan memastikan pelaksanaan berjalan baik di lapangan.
“Saya berharap program Makan Bergizi Gratis ini berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi anak-anak kita di Kota Jayapura,”harapnya.
Wali Kota Jayapura meminta agar masyarakat Papua turut terlibat dalam pelaksanaan program MBG, terutama mereka yang menjadi bagian dari pengelolaan dapur.
“Saya ingin melihat lebih banyak orang Papua terlibat di dapur MBG, agar program ini bisa dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan transparansi. Mereka juga bisa membantu menjelaskan kepada masyarakat, terutama orang tua, tentang tujuan dan manfaat dari program ini,”tutup Abisai Rollo. (Redaksi)
















