Paraparatv.id | Jayapura | Delapan Cabang Olahraga Beladiri batal mengikuti Pekan Olahraga Nasional PON Beladiri II tahun 2025 di yang akan berlangsung di Kabupaten Kudus Jawa Tengah, akibat tidak tersedianya anggaran pembinaan oleh Pemerintah Provinsi Papua.
Kepastian ketidak ikut sertaan ke 8 cabang olahraga itu, setelah mendapatkan konfirmasi dari Sekretaris Umum Koni Papua George Weyasu. SH, menindak lanjuti hasil rapat antara pengurus KONI bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua di Kantor Dinas Otonom Kotaraja jumat, (26/9/2025) dan Kepala Badan Keuangan Provinsi Papua 6 oktober 2025 di Jakarta.
Akibat tidak adanya bantuan pembiayaan yang di kucurkan oleh Pemerintah Daerah, sehingga 8 cabang olahraga yang telah di daftarkan saat CDM dan DRM yang akan mengikuti PON Beladiri II/2025 di Kudus Jawa tengah yang dijadwalkan berlangsung 10 Oktober 2025 nanti batal di ikuti oleh Kontingen dari Provinsi Papua.
“ tidak adanya dukungan dana dari Pemerintah Daerah Papua, terpaksa keikut sertaan papua kita batalkan,” ungkap Geroge Weyasu Sekretaris Umum Koni Papua rabu,(8/10/2025).
Pekan Olahraga Nasional PON Beladiri II/2025 ini akan berlangsung pada tanggal 10 hingga 16 oktober 2025.
Kedelapan cabang olahraga yang batal mengikuti PON Beladiri tersebut kata Geroge Weyasu merupakan cabang andalan Koni Papua yang nantinya akan mengikuti PON XXII di NTT, sehingga ivent ini di rasa cukup penting untuk mengumpulkan point bagi para atlit dan cabor sehingga dapat mengikuti PON NTT mendatang.
“ bagi atlit ini merupakan pembinaan oleharaga berprestasi yang berjenjang, berkelanjutan, penting untuk pengumpulan point “ katanya.
Kontingen Papua sendiri tegas Sekretaris Koni Papua George Weyasu pihaknya mendaftarkan 62 atlit dan 32 pelatih dari 8 cabang olahraga yang di ikut sertakan dalam PON Beladiri II/2025 yang akan berlangsung di kudus Jawa Tengah.
Pihak KONI Papua cukup kecewa dengan ketidak ikut sertaan kontingen Papua pada Ivent ini, akibat tidak adanya anggaran yang di sediakan oleh Pemerintah Daerah, karena ini sangat merugikan atlit yang sedang menyesuaikan peringkat di Indonesia sehingga setiap atlit mengetahui posisi mereka di PON XXII 2028 di NTT.
“ ada beberapa cabang olahraga yang seharusnya di setiap kejurnas atau PON seperti ini harus mereka ikut untuk pengumpulan poin” imbuhnya.
Berikut 8 Cabang olahraga yang batal mengikuti PON Beladiri II/2025 Kudus Jawa Tengah :
- Taekwondo (11 Atlit )
- Karate ( 10 Atlit )
- Pencak Silat ( 10 Atlit )
- Ju-Jitsu ( 3 Atlit )
- Wrestung ( 5 Atlit )
- Wutshu ( 6 atlit )
- Kempo ( 10 atlit )
- Tarung Derajat (5 atlit )
62 atlit yang batal mengikuti PON Beladiri II/2025 ini melakukan TC mandiri sejak Juni 2025 sehingga pembatalan keikut sertaan mereka di ivent ini sangat merugikan atlit. (Nesta)

















