Example floating
Peristiwa

Gereja Gidi Eklesia Jadi Target Pembakaran OTK

512
×

Gereja Gidi Eklesia Jadi Target Pembakaran OTK

Sebarkan artikel ini

​Paraparatv.id |Sentani| – Kedamaian masyarakat Kampung Bring, Distrik Kemtuk Gresi, Kabupaten Jayapura, terusik oleh insiden dugaan upaya pembakaran terhadap Gereja Gidi Eklesia. Parahnya, aksi teror yang menargetkan rumah ibadah ini terjadi secara berulang, sebanyak dua kali dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

​Aparat kepolisian kini tengah bekerja keras untuk mengungkap siapa dalang dan motif di balik perbuatan yang mengancam kerukunan beragama di wilayah tersebut.

​Upaya pembakaran pertama kali terjadi pada Kamis, 30 Oktober 2025, sore hari sekitar pukul 17.00 WIT. Insiden ini diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) yang mencoba menyulut api di area gereja.

​Percobaan kedua yang lebih mengkhawatirkan dilaporkan terjadi pada Jumat, 31 Oktober 2025, saat sebagian besar warga masih terlelap, yakni sekitar pukul 04.00 dini hari. Meskipun upaya pembakaran kedua ini juga gagal, terjadinya serangan beruntun dalam waktu yang sangat singkat menunjukkan adanya niat jahat yang serius.

​”Ini bukan lagi insiden tunggal, melainkan upaya berulang yang kami duga terencana untuk merusak dan membakar rumah ibadah,” ujar sumber di sekitar lokasi.

​Penyelidikan Intensif oleh Kepolisian

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai identitas pelaku. Selain itu, motif spesifik dari perbuatan ini masih menjadi teka-teki, apakah berkaitan dengan konflik pribadi, konflik antarkelompok, atau aksi yang sengaja memicu isu SARA.

​Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kemtuk Gresi, Ipda Elias Yepormasse, mengonfirmasi kebenaran insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan melakukan penyelidikan mendalam di lokasi kejadian.

​”Kami sudah menerima laporan terkait dugaan upaya pembakaran Gereja Gidi Eklesia. Saat ini tim sedang bekerja. Kami melakukan pendalaman insiden ini, termasuk mengumpulkan keterangan saksi mata di sekitar gereja, untuk secepatnya mengidentifikasi siapa pelaku dan apa motif mereka,” jelas Ipda Elias Yepormasse ketika dikonfirmasi melalui singkat.

​Insiden ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan jemaat dan warga sekitar, sehingga aparat berharap dapat segera menemukan titik terang kasus ini untuk menjamin keamanan dan ketentraman di Kampung Bring. (Arie)

Example 120x600

Respon (1)

  1. DFINS CCTV

    Toko CCTV yang sudah berpengalaman.

    Kami menawarkan paket CCTV dengan harga hanya 1 jutaan saja

    Dengan garansi 1 tahun Rusak Ganti Baru

    http://www.toko-cctv.com

    085715067491

    hubungi kami sekarang juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *