Paraparatv.id |Nabire| – Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Papua secara tegas menyuarakan sikap politik dan aspirasi masyarakat melalui Deklarasi di Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Selasa, 21 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan penutup dari rangkaian acara yang dihadiri ratusan simpatisan BMP RI.
Deklarasi yang ditujukan kepada Pemerintah dan DPR Provinsi Papua Tengah ini dibacakan langsung oleh Ketua DPC BMP RI Kabupaten Nabire, Permenas Maniani. Aspirasi ini mencakup enam poin krusial mengenai pembangunan, keamanan, dan isu sosial di Papua.
Poin Utama Sikap Tegas BMP RI
Melalui deklarasinya, BMP RI Papua menyampaikan sikap-sikap sebagai berikut:
* Dukungan Penuh Investasi: Mendukung kebijakan Gubernur Papua Tengah untuk mendatangkan investasi guna membuka lapangan kerja baru bagi Orang Asli Papua (OAP).
* Dukungan Program Pusat: Mendukung penuh seluruh program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden terpilih di Provinsi Papua Tengah.
* Tolakan Keras Separatisme: Mendukung langkah TNI-Polri dalam penegakkan hukum dan penindakan tegas terhadap Kelompok Separatis di Papua Tengah.
* Kutukan Kekerasan Sipil: Mengutuk keras aksi penganiayaan dan pembunuhan terhadap warga sipil tak bersalah, termasuk guru, nakes, tukang ojek, ASN, dan masyarakat lainnya di seluruh Tanah Papua.
* Desakan Solusi Pengungsi: Mendesak Pemerintah dan DPR segera mencari solusi terbaik terkait masuknya pengungsi dari daerah konflik ke wilayah adat Saireri Nabire tanpa sepengetahuan pemilik hak ulayat, guna mencegah konflik horizontal.
* Dukungan Hukum: Menyatakan dukungan terhadap proses hukum yang berlaku bagi 4 TAPOL NRFPB di Sorong.
Meskipun rencana untuk berkonvoi dan membawa aspirasi langsung ke kantor DPR Papua Tengah dibatalkan karena tidak adanya dukungan pengawalan dari Polres Nabire dan anggota DPR sedang sibuk dengan agenda internal, kegiatan deklarasi di Nabire berjalan aman dan tertib. (Arie)
















