Example floating
KABAR KOTA JAYAPURA

2.575 CPNS Kota Jayapura Ikuti Seleksi Computer Assisted Test

482
×

2.575 CPNS Kota Jayapura Ikuti Seleksi Computer Assisted Test

Sebarkan artikel ini
Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura saat ikuti Seleksi Computer Assisted Test (CAT) bertempat di SMK Negeri 2 Jayapura

Paraparatv.id | Jayapura | Sebanyak 2.575 calon Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura ikuti Seleksi Computer Assisted Test (CAT) yang digelar Pemerintah kota Jayapura, seleksi akan berlangsung mulai 23 hingga 31 Oktober 2025, bertempat di SMK Negeri 2 Jayapura.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Evert Nicolas Merauje, S.sos, M.Si. menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PANRB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, atas dukungan dan kesempatan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Jayapura setelah sebelumnya sempat mengalami kendala teknis.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Menpan RB dan BKN Pusat yang telah memberikan kesempatan kembali kepada kami untuk melaksanakan seleksi ini. Setelah terjadi kendala teknis beberapa waktu lalu, melalui komunikasi dan kolaborasi bersama BKN Provinsi Papua dan BKPP Kota Jayapura, akhirnya tes dapat dilanjutkan hingga 31 Oktober untuk 2.575 peserta.”kata Evert kamis, 23 Oktober 2025.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Wali Kota Jayapura menginstruksikan agar pelaksanaan seleksi berlangsung secara murni dan bebas dari praktik percaloan. Pemerintah akan menindak tegas pihak-pihak yang mencoba bermain dalam proses penerimaan PPPK.

“Wali Kota menegaskan jika ditemukan adanya calo, maka akan langsung ditindak tegas. Kami ingin proses ini berjalan sesuai mekanisme. Harapannya, peserta yang mengikuti tes adalah mereka yang memang sudah lama mengabdi sebagai tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura, bukan dari luar.”ungkap Evert.

Diungkapkan, Peserta yang tidak hadir sesuai jadwal akan dinyatakan gugur dan tidak mendapat kesempatan ulang. Ia berharap seluruh proses seleksi berjalan transparan dan hasilnya mencerminkan kemampuan peserta secara objektif.

“Seleksi ini murni, dan hasilnya langsung ditentukan oleh sistem. Begitu peserta selesai mengikuti ujian, hasilnya langsung keluar melalui sistem CAT. Jadi tidak ada intervensi siapa pun.”tegas Evert.

Lebih lanjut, Evert mengatakan Kebijakan Pemerintah Kota Jayapura kali ini turut memperhatikan aspirasi masyarakat Port Numbay, khususnya peserta yang sempat melakukan aksi protes sebelumnya. Pemerintah telah mengakomodasi mereka agar dapat mengikuti seleksi PPPK tahap II.

“Anak-anak Port yang sempat demo kemarin sudah diakomodir agar bisa ikut tes kali ini. Pemerintah Kota Jayapura tetap memperhatikan kepentingan anak-anak bangsa, khususnya OAP dan masyarakat Port Numbay, sesuai aturan yang berlaku.”lanjutnya.

Sementara itu, Plt Kepala BKPP Kota Jayapura, Ricard Suebu, menjelaskan bahwa pelaksanaan tes dibagi dalam beberapa sesi dengan jumlah 130 peserta per sesi. Tes mencakup Tes Kompetensi Dasar (TKD), Tes Kompetensi Manajerial (TKM), dan Tes Pengetahuan Umum.

“Total peserta sebanyak 2.575 orang. Dari data kami, peserta yang berasal dari Port Numbay berjumlah 486 orang setelah dilakukan evaluasi dan verifikasi ulang.”ungkap Richard Suebu.

Ia menambahkan, proses pendaftaran dilakukan secara online sehingga BKPP Kota Jayapura tidak memiliki kewenangan penuh dalam penyaringan awal peserta. Peserta mendaftar melalui aplikasi nasional dengan persyaratan utama berupa rekomendasi dari pimpinan OPD dan masa kerja minimal dua tahun.

“Karena sistem pendaftarannya online, kami tidak bisa membatasi siapa yang mendaftar. Selama mereka memiliki rekomendasi dari OPD dan memenuhi syarat nasional, maka mereka berhak mengikuti seleksi.”Katanya.

Pelaksanaan seleksi sempat tertunda karena keterbatasan anggaran. Namun berkat koordinasi antara Kemenpan RB, BKN Kanreg IX Jayapura, dan Pemerintah Kota Jayapura, kegiatan akhirnya dapat diselenggarakan dengan pengawasan ketat.

“Tes ini dilaksanakan dengan pengawasan langsung dari BKN Kanreg IX Jayapura, BKPP, dan Inspektorat Kota Jayapura. Kami berharap pelaksanaannya berjalan baik hingga akhir dan hasilnya memuaskan, terutama bagi peserta OAP dan masyarakat Port Numbay.”ungkapnya.

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan seleksi PPPK yang transparan, objektif, dan berintegritas, guna melahirkan aparatur yang kompeten dan berdaya saing dalam melayani masyarakat Kota Jayapura.(Redaksi)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *