Paraparatv.id |Jayapura| – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayapura menggulirkan wacana pembentukan Asosiasi DPR Otonomi Khusus (Otsus) Papua Raya, sebagai wadah komunikasi dan perjuangan bersama bagi anggota DPRK jalur pengangkatan di seluruh wilayah Papua.
Inisiasi ini disampaikan oleh Nelson Yohosua Ondi, anggota DPRK Kabupaten Jayapura dari jalur pengangkatan, usai mengikuti kegiatan orientasi bagi anggota DPRK Otsus yang digelar di Kota Jayapura beberapa waktu lalu.
“Pasca orientasi itu, kami merasa penting untuk membentuk satu forum bersama atau asosiasi yang menaungi seluruh anggota DPRK Otsus dari Papua Raya. Tujuannya adalah agar ada sinergi dalam menyuarakan aspirasi orang asli Papua, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ujar Nelson kepada media.
Papua Raya sendiri mencakup seluruh provinsi di tanah Papua, yakni Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya, termasuk Papua Barat.
Wacana pembentukan asosiasi ini mendapat sambutan positif dari anggota DPRK Otsus dari kabupaten lain yang turut hadir dalam orientasi tersebut. Dua di antaranya berasal dari Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah dan Kabupaten Asmat, Papua Selatan yang menyatakan dukungan terhadap langkah ini.
Menurut Nelson, pembentukan asosiasi ini akan menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi politik dan advokasi anggota DPRK Otsus. “Kita tidak ingin berjalan sendiri-sendiri. Dengan adanya wadah bersama, perjuangan kita akan lebih terarah, terkoordinasi, dan berdampak luas,” tambahnya.
Selanjutnya, Nelson mengungkapkan bahwa komunikasi intensif akan dilakukan dengan DPRK Otsus dari kabupaten/kota lain guna membahas format, struktur, dan agenda asosiasi tersebut. Rencana pertemuan awal bahkan telah mulai digagas untuk mempertemukan para inisiator dengan para perwakilan dari seluruh Papua Raya.
Wacana ini sekaligus menjadi penegasan bahwa peran anggota DPRK jalur pengangkatan tidak hanya sekadar representasi simbolik, melainkan juga sebagai motor penggerak pembangunan dan penjaga nilai-nilai kultural masyarakat adat Papua.
Menanggapi hal tersebut, Florentina Bifae yang adalah perwakilan dari DPRK Asmat Jalur Pengangkatan mengatakan bahwa dia dan rekan-rekannya menyambut baih hal ini. Namun untuk tiga kabupaten lainnya di Papua Selatan setelah kembali dari Jayapura pihaknya akan mencoba membangun komunikasi dengan DPRK Merauke, Mappi dan Boven Digoel.
“ Ini adalah hal yang sangat baik dan pasti setelah kami kembali kami akan komunikasi dengan teman-teman di 3 kabupaten lainnya. Kalau itu dianggap baik dan membantu mempersatukan kita semua kami akan mencoba untuk membentuk asosiasi ini di Papua Selatan” ucapnya.
Ditempat yang sama Wakil Ketua III DPRK Puncak Jaya, Maikel Wonorengga mengatakan ini adalah hal yang baik “dan perlu didukung karena jika ada suatu persoalan besar yang tidak bisa kami bicarakan dan diselesaikan di Kabupaten masing-masing dengan Asosiasi ini kedepan bis akita bawa ke tingkat nasional untuk menyelesaikannya” singkat Maikel. (Arie)

















