Paraparatv.id | Jayapura | Kafilah Kota Jayapura sudah siap dan optimis menuju Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) nasional 2025.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M usai melepas kafilah Kota Jayapura menuju STQ ke-28 tingkat Papua 1446 H/2025 M di LPTQ Papua pada 13 s.d 15 Juni 2025.
Dikatakan Rustan, kafilah Kota Jayapura menunjukkan prestasi dengan meraih juara umum 1 tingkat provinsi pada ajang STQ ke-27 di Mimika 2024.
Prestasi tersebut menjadi modal penting dan motivasi utama untuk mengikuti Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat nasional.
Selain itu, optimisme kafilah Kota Jayapura ke tingkat nasional karena sudah mempersiapkan diri dengan training center intensif untuk meningkatkan kemampuan tilawah dan hafalan.
Serta, membangun mental dan kekompakan tim sebagai modal untuk tampil maksimal di STQ nasional 2025, yang akan digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Kesempatan tersebut, Rustan memiliki harapan besar terhadap kafilah STQ Kota Jayapura yang mengikuti STQ provinsi 2025, yaitu memahami, mendalami, dan mengimplementasikan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, menjadi tauladan dan panutan dalam memotivasi masyarakat dalam menyebarluaskan ajaran Islam dari Al-Qur’an sehingga tercipta masyarakat yang Baldatun Thoyibatun Warobbun Ghofur “negeri yang baik dengan Rabb (Tuhan) Yang Maha Pengampun”.
Dia juga berharap, semangat juang dan mental siap menang agar kafilah Kota Jayapura dapat meraih juara dalam kompetisi STQ provinsi, menuju STQ nasional 2025.
Menjaga nama baik daerah, serius dalam pembinaan akhlak, dan mengedepankan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai fondasi utama.
Tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk tampil semaksimal mungkin karena kafilah adalah orang-orang pilihan dan kompeten di bidangnya.
“STQ bukan sekadar kompetisi, tapi juga media pembinaan generasi muda dan penguatan ukhuwah Islamiyah,” ujar Rustan di Man Hal Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (11/6/2025).
“Melalui STQ dapat membentuk karakter generasi Qur’ani yang berakhlak, santun, berprestasi dan kuat secara spiritual serta mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antarumat beragama,” jelasnya.
Ketua Umum LPTQ Kota Jayapura, Dr. Drs. H. Fachruddin Pasolo, M.Si, mengatakan kafilah Kota Jayapura mempersiapkan diri untuk siap tingkat nasional, dengan menggelar seleksi ketat dan pelatihan intensif dari berbagai cabang lomba.
Meningkatkan mental dan spiritual peserta melalui pembinaan karakter, kedisiplinan, dan usaha batin agar peserta tampil dengan percaya diri dan ketenangan saat lomba.
Dia juga mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura dan Kementerian Agama Kota Jayapura mendukung penuh, termasuk apresiasi dan pembinaan untuk meningkatkan kualitas tilawah, tahfiz, tafsir, dan cabang lomba lain sesuai standar nasional.
STQ juga dijadikan momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan menghayati Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sehingga persiapan tidak hanya teknis tapi juga spiritual dan mental.
“Kafilah dapat tampil maksimal dan menjadi juara umum di tingkat provinsi serta mengharumkan nama Papua khususnya Kota Jayapura,” ujar Fachruddin.
Untuk itu, Fachruddin berharap kepada kafilah Kota Jayapura yang mengikuti STQ provinsi, agar meningkatkan persiapan diri secara matang dan menjaga kesehatan agar dapat tampil dengan semangat maksimal saat bertanding.
Menjaga kekompakan, kebersamaan, serta saling bekerja sama dan belajar agar menjadi tim yang kuat, mengikuti pembinaan secara berkelanjutan.
Tidak hanya saat menghadapi MTQ atau STQ, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa cinta dan penghayatan terhadap Al Quran di kalangan generasi muda.
“Saya berharap kafilah kota dapat tampil maksimal, kompak, dan terus mengembangkan kualitas serta kecintaan terhadap Al Quran demi kemajuan umat dan daerahnya,” ujar Fachruddin.
“Dengan kombinasi kerja keras, doa, dan dukungan penuh, peserta Kota Jayapura optimis meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama daerahnya di STQ provinsi dan nasional,” sambungnya.
Manajer Kafilah Kota Jayapura, Abdul Majid, S.Pd., M.Pd, mengatakan 12 kafilah terpilih untuk mengikuti STQ provinsi ke-28 tahun 2025, dengan dua cabang lomba yaitu tilawah dan hifdzil.
Dia juga mengatakan, kafilah telah mengikuti latihan intensif untuk memaksimalkan performa peserta dalam berbagai cabang STQ, sehingga kafilah kota dapat tampil optimal dan berprestasi.
Kafilah Kota Jayapura, dalam mengikuti training baik berjalan dan terpusat, yaitu fokus keterampilan tilawah (anak dan dewasa) dan hifdzil (1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz).
Tilawah khususnya melatih kemampuan membaca Al-Qur’an dengan tartil dan tajwid yang baik, serta penguasaan teknik suara dan ekspresi dalam tilawah.
Sementara, hifdzil melatih hafalan ayat-ayat suci Al-Quran sehingga bisa dibaca di luar kepala dengan baik tanpa melihat mushaf.
“Kafilah Kota Jayapura mendapat dukungan penuh dari Bapak Wali Kota Jayapura (Abisai Rollo), yang telah memberikan bantuan dana hibah kepada LPTQ Kota Jayapura,” ujar Majid.
“Dukungan ini menjadi pendorong semangat tim untuk berlatih dan berprestasi maksimal. Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Wali Kota Jayapura,” sambungnya.
Adapun 12 kafilah Kota Jayapura yang mengikuti STQ provinsi ke-28 tahun 2025, yaitu Rifki Saputra Masaa (tilawah dewasa putra), Nurhasanah (tilawah dewasa putri), M. Febrian Nasution (tilawah anak putra).
Nur Hidayah (tilawah anak putri), Muh. Vikri Nur Fauzi (hifdzil 1 juz putra), Ika Amalia Marhayu (hifdzil 1 juz putri), Sulthan Farrel Alghassan (hitdzil 5 juz putra), Farrah Shaina Azzahra (hifdzil 5 juz putri).
Muhammad Farhan (hifdzil 10 juz putra), Sitti Munawwarah Al-Badriah (hifdzil 10 juz putri), Ahmad Abrar Al Hafizh (hifdzil 20 juz putra), Irna Aryani (hifdzil 20 juz putri).(Redaksi)
















