Paraparatv.id | Jayapura | Di wilayah timur Indonesia, khususnya Provinsi Papua, geliat pertumbuhan investor ritel menunjukkan tren yang semakin positif. Berdasarkan data dari Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua, hingga bulan Mei 2025, jumlah investor saham asal Papua telah mencapai lebih dari 106.542 SID, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Saat ini, BEI Papua telah memiliki 27 Galeri Investasi (GI) aktif yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk Jayapura, Nabire, Mimika, Biak, Merauke, hingga kawasan Pegunungan Tengah. Galeri Investasi berfungsi sebagai pusat edukasi dan promosi pasar modal di tingkat lokal, baik untuk siswa, mahasiswa, maupun masyarakat umum.
Sepanjang awal tahun 2025, BEI Papua telah menyelenggarakan lebih dari 100 kegiatan edukasi, mulai dari Sekolah Pasar Modal (SPM), webinar literasi keuangan, hingga sosialisasi langsung kepada pelajar, mahasiswa, dan ASN di berbagai kabupaten dan kota di Tanah Papua.
BEI juga aktif menjalin kemitraan strategis dengan komunitas lokal, gereja, UMKM binaan pemerintah daerah, serta sektor pendidikan, guna memperluas akses dan inklusi keuangan yang berbasis budaya dan kearifan lokal Papua.
“Kami melihat antusiasme luar biasa dari generasi muda Papua, termasuk pelajar SMA/SMK. Program Galeri Investasi Edukasi (GIE) yang diresmikan tahun ini terbukti efektif menjadi jembatan awal pengenalan dunia investasi,” ujar Kresna Aditya Payokwa, Kepala Wilayah Papua saat dikonfirmasi melalui whatsapp, Selasa (3/6)
Untuk jumlah transaksi yang dilakukan para investor dari Papua adalah sebesar hingga data terakhir pada maret 2025 adalah sebesar Rp 462,5 miliar.
” Sedangkan sepanjang tahun 2024 kemaren, investor Papua berhasil membukukan transaksi cukup baik sebesar Rp 7,5 Triliun atau urutan ke 22 dari seluruh 34 provinsi di Indonesia,” tambahnya.
Mengenai jumlah investor terbanyak, Payokwa menegaskan jumlah investor terbanyak berada di Kota Jayapura dengan 25.822 investor, nomor dua adalah Kota Sorong 11.709 investor dan ketiga adalah kabupaten Mimika 11.127 investor. ” Top three jumlah investor di Papua,” lanjutnya.
Dan kebanyakan investasi yang dilakukan investor Papua atau marketing caps pada saham saham keuangan dan perbankan dan asuransi.
BEI juga senantiasa berupaya untuk memperkuat basis investor pasar modal, tidak hanya untuk meningkatkan partisipasi investor ritel, namun juga melalui komunikasi berkelanjutan kepada investor institusi.
“BEI juga berorientasi pada peningkatan partisipasi investor institusi dengan terus menjalin keterlibatan aktif bersama investor institusi domestik guna mendorong peran mereka dalam aktivitas transaksi pasar,” pungkasnya. (*/Redaksi)
















