Example floating
BERITA

LKN: Jangan Golput di PSU Papua 6 Agustus!

265
×

LKN: Jangan Golput di PSU Papua 6 Agustus!

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id |Jayapura| – Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dijadwalkan pada 6 Agustus mendatang, seluruh lapisan masyarakat di Kota Jayapura dan Provinsi Papua diimbau untuk berperan serta aktif dan penuh tanggung jawab. Seruan ini datang dari Forum Komunikasi Lintas Kerukunan Nusantara (LKN) yang secara tegas mengajak warga untuk tidak abstain atau golput, melainkan datang ke setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah disediakan. Lebih dari itu, LKN juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan masing-masing, demi kelancaran proses demokrasi ini.

Rahadin, S.Ap, yang merupakan bagian integral dari Forum LKN dan juga menjabat sebagai Pembina/Penasehat Paguyuban Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara Kota Jayapura, menegaskan urgensi partisipasi ini. Ditemui di Jayapura pada Senin (26/5), Rahadin menyampaikan bahwa PSU bukan hanya sekadar proses teknis, melainkan cerminan komitmen kolektif terhadap prinsip-prinsip demokrasi yang jujur dan adil.

Sinergi untuk Suksesnya PSU

Rahadin secara khusus menyerukan agar seluruh pihak, tanpa terkecuali, dapat mendukung penuh suksesnya penyelenggaraan PSU di Tanah Papua, khususnya di Kota Jayapura. Kunci utama keberhasilan, menurutnya, terletak pada sinergi yang kuat antara masyarakat dengan aparat keamanan TNI-Polri serta penyelenggara Pemilu. Ini adalah kolaborasi yang esensial untuk memastikan bahwa setiap tahapan PSU berjalan lancar, aman, dan tertib.

“Bersama kita semua, seluruh elemen masyarakat dapat mendukung aparat keamanan dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas saat menjelang, selama penyelenggaraan, serta pasca terlaksananya PSU pada tanggal 6 Agustus mendatang,” imbau Rahadin. Ia menekankan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas aparat penegak hukum.

Waspada Isu Provokatif dan Jaga Integritas Pemilu

Lebih lanjut, Rahadin juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah terpengaruh atau terprovokasi oleh isu-isu atau berita yang tidak jelas sumbernya. Ia mengingatkan bahwa hoaks dan informasi menyesatkan seringkali disebarkan dengan tujuan tunggal untuk mengganggu stabilitas Kamtibmas dan mencederai proses demokrasi.

“Kondusifitas Kamtibmas tanggung jawab kita bersama, suksesnya penyelenggaraan PSU nanti menandakan bahwa kita telah menjunjung tinggi kejujuran, keadilan serta integritas proses tahapan Pemilu,” tutup Rahadin. Pernyataan ini menegaskan bahwa tingkat partisipasi dan keamanan selama PSU akan menjadi indikator kematangan berdemokrasi di Papua, serta mencerminkan komitmen warga terhadap nilai-nilai integritas dan keadilan dalam setiap tahapan Pemilu. Dengan demikian, partisipasi aktif dan menjaga perdamaian adalah kunci untuk memastikan hasil PSU yang sah dan dapat diterima oleh semua pihak. (***)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *