Paraparatv.id | Jayapura | Anggota DPR Papua dari Fraksi NasDem, Dapil I, Dr. Ir. Alberth Merauje, A.Md.Tek., S.T., M.T., IPM, mengungkapkan bahwa delapan anggota DPRK Kota Jayapura periode 2024–2029 dari jalur pengangkatan (Otonomi Khusus) telah resmi dilantik. Salah satu di antaranya adalah Frida M. Ramela, yang juga menjabat sebagai Ibu Ondoafi Kampung Skouw Sae.
Menurut Merauje, kehadiran Frida di DPRK sangat penting karena ia mewakili masyarakat adat, khususnya perempuan dan anak. Ia menekankan pentingnya perjuangan untuk kesejahteraan masyarakat adat, termasuk akses terhadap makanan bergizi, pendidikan, dan perlindungan dari kekerasan rumah tangga berdasarkan norma adat yang berlaku.
Alberth Merauje yang juga sebagai anggota Komisi IV DPR Papua berharap, bersama anggota lainnya, Frida dapat mendorong lahirnya Perdasus dan Perdasi guna melindungi hak-hak masyarakat adat—termasuk budaya, bahasa, kearifan lokal, serta kekayaan seni seperti kuliner dan tarian tradisional.
“Saya yakin, Ibu Frida mampu menyuarakan aspirasi perempuan adat dan perempuan secara umum. Semoga dalam lima tahun ke depan, ada perubahan nyata di Port Numbay,” ujar Merauje.
Sementara itu, Frida M. Ramela menyampaikan bahwa dirinya terpilih melalui jalur adat, mewakili 30 persen keterwakilan perempuan. Ia menegaskan komitmennya untuk mengangkat berbagai aspirasi masyarakat yang selama ini terabaikan, terutama di bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.
“Banyak ibu-ibu di kampung merindukan tempat berjualan yang layak agar bisa menghidupi keluarga dan menyekolahkan anak-anak. Kami juga mengalami kesulitan akses kesehatan dan pendidikan, termasuk persoalan guru honorer K2 dan P3K,” ujarnya.
Frida menutup dengan menegaskan bahwa amanah sebagai wakil rakyat dari jalur adat akan ia jalankan dengan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang telah lama menanti perubahan.(VN)
















