Example floating
Politik

Telepon Gelap Untuk RT/RW, Tim Pemenangan BTM-YB Angkat Bicara

613
×

Telepon Gelap Untuk RT/RW, Tim Pemenangan BTM-YB Angkat Bicara

Sebarkan artikel ini
Manajer tim kampanye BTM-YB, Mukri Hamadi (kiri) saat melakukan jumpa pers dengan awak media di kediaman BTM

Paraparatv.id | Jayapura | Maraknya telepon gelap kepada RT/RW di beberapa wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura, direspon serius oleh Tim Pemenangan Daerah (TPD) pasangan Cagub dan Cawagub Provinsi Papua, Benhur Tomi Mano – Yermias Bisai (BTM-YB).

Pasalnya penelpon yang mengaku-ngaku sebagai anggota kepolisian tersebut, dinilai sudah mengganggu elektoral RT/RW, karena sudah masuk di ranah politik.

Manajer tim kampanye BTM-YB, Mukri Hamadi saat melakukan jumpa pers dengan awak media di kediaman BTM menyebut, dalam tiga hari terakhir ini pihaknya menerima laporan dari sejumlah RT/RW, terkait dengan telpon gelap tersebut.

“Laporan tersebut berkaitan dengan adanya oknum yang mengaku anggota polisi, menguhubungi RT/RW. Oknum tersebut menyanyakan situasi kamtibmas mejelang pilkada dan menyanyakan komitment para RT/RW di Pilkada 2024,” papar Mukri, Selasa (19/11/2024).

Selain itu terang Mukri, penelpon juga menanyakan calon Gubernur Papua mana yang punya kans besar menang di wilayah RT/RW masing-masing.

Dikatakan, sekitar 20 RT/RW yang sudah melapor ke tim BTM-YB terkait dengan penelpon tersebut. Dengan demikian kata Mukri, para penelpon sudah terstruktur dan massif dalam melakukan aksi mereka.

“Anehnya bukan hanya tanya situasi kamtibmas, tapi tanya siapa yang pilih para RT ini, dan Calon siapa yang kuat di masing masing RT tersebut,” jelasnya.

Adapun Tim Pemenang BTM-YB meminta agar para RT dan RW ini tidak merespon oknum tersebut secara serius. Pasalnya apa yang ditanyakan itu bukan ranahnya anggota polisi.

Untuk itu pihaknya mengharapkan, RT/RW yang menerima telephon dari oknum yang tidak jelas tersebut untuk segera melapor ke Bawaslu maupun pihak terkait, guna dilakukan penyelidikan.

“Dan kami pastikan yang telpon ini bukan anggota polisi, karena kita tau bahwa anggota Polri jelas bersikap netral,” tegasnya.

Selain itu Mukri juga meminta sikap tegas Bawaslu dan aparat kepolisian, guna mengusut persoalan ini, karena akan merusak citra demokrasi lebih khusus citra polri.

Lanjut dia, penting Bawaslu dan aparat kepolisian menyikapi situasi tersebut, sebab apa yang dilakukan oknum-oknum ini sangat berdampak pada elektoral RT dan RW serta jajaran, karena mereka merupakan garda terdepan didalam pemerintahan

Dirinya juga menghimau kepada Bawaslu segera membuka layanan pengaduan kepada masyatakat, sebab aksi tersebut yang diduga teror sudah mulai merajalela diberbagai laman media sosial.

Mukri juga menghimbau kepada masyarakat, agar tidak terpengaruh dengan situasi ini dan tetap datang di TPS pada tanggal 27 november 2024 dengan menggunakan hak pilih tanpa adanya intervensi pihak manapun.(ER)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *