Paraparatv.id | Jayapura | Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) 2024 kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat, berlangsung di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (13/9).
Penjabat (Pj) Walikota Jayapura, Christian Sohilait mengatakan Pemerintah Kota Jayapura memberikan DPA perubahan kepada semua OPD pengguna anggaran untuk melaksanakan kegiatan dengan nilai Rp1,7 triliun.
“Kita berharap akan ada kenaikan di 2025, karena peluang itu ada. Dari penyerahan ini ada beberapa hal yang saya sampaikan kepada staf, diantaranya memastikan dulu kegiatan induk harus sudah selesai dan memastikan semua kegiatan 2024 perubahan harus sudah mulai berjalan yaitu segala hal yang berkaitan dengan administrasi karena waktunya sudah mepet. Setelah itu baru kita persiapan monitoring untuk masuk 2025, karena agenda cukup pendek untuk itu kita masih ada agenda menjalankan APBD 2024 yang sisa tapi juga agenda 2025 yang akan kita susun bersama-sama dengan DPR,”ucapnya
Christian Sohilait menyampaikan ucapan terimakasih kepada DPRD Kota Jayapura dan kepada semua pimpinan OPD.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada lembaga DPR yang merupakan Mitra sudah bersama-sama denga kami melakukan pembahasan dan semua kepala OPD sehingga APBD 2024 hari ini bisa kita serahkan dan kita bisa diselesaikan, karena kita serahkannya lebih cepat maka kita berharap proses kegiatan sampai dengan Desember akan lebih cepat,”ujarnya.
Sementara itu Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jayapura, Desi Wanggai mengatakan APBD Perubahan 2024 sebesar Rp1,7 triliun naik dari APBD induk senilai Rp105 miliar.
“Kami berharap dengan diserahkan DPPA semua OPD dapat menyiapkan semua administrasi tentang perubahan pekan depan sehingga pelaksanaan program kegiatan bisa berjalan hingga akhir tahun,” Ucapnya..
Ia menambahkan, bahwa pihaknya sudah menggunaka aplikasi e-BMD yang terkoneksi dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) RI.
“Pendapatan daerah kami sudah terinput dalam aplikasi SIPD kami kota Jayapura kita yang pertama untuk pendapatan, kami sudah melakukan penginputan, jadi bisa terbaca,” Ujarnya. (VN)
















