Paraparatv.id | Jayapura | Panitia pusat bersama panitia daerah mengadakan rapat koordinasi persiapan terakhir pelaksanaan acara puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-40 tahun yang berlangsung di lantai 9 Kantor Gubernur Provinsi Papua, Jumat (19/7).
Ketua Panitia HAN ke-40, Tri Tito Karnavian memberikan apresiasi kepada Panitia Daerah yang telah mempersiapkan peringatan Hari Anak Nasional ke-40 tahun ini di Papua.
“Ini penghargaan luar biasa kami berikan kepada panitia daerah terutama kepada ketua panitia daerah, Pj Wali Kota Jayapura yang membuat persiapan acara ini hampir sempurna,” Ucapnya
Menurutnya semua rencana sudah berjalan sesuai dengan apa yang telah disepakati bersama.
“Namun masih ada beberapa perbaikan yang harus kita lakukan sebab ini menyangkut banyak sekali yang terlibat, dan kita masih akan melaksanakan gladi resik satu kali dan gladi kotor satu kali sehingga ada dua gladi nantinya,” Ujarnya.
Sementara itu Ketua Panitia Daerah Christian Sohilait mengatakan, momentum ini merupakan pesta untuk anak-anak. Untuk itu panitia telah mempersiapkan 7000 anak pada puncak perayaan HAN.
“Karena itu kami diminta menyiapkan untuk 3000 anak didalam gedung dan 3000 diatas serta 1000 anak lainnya akan menyambut Presiden Jokowi di luar stadion. Untuk itu saya berharap Paspampres bisa mengatur sehingga anak-anak bisa mendapat kelonggaran dan antusias menyambut Presiden RI Joko Widodo,” Ucapnya
Ia menambahkan pada intinya semua yang dipercayakan kepada panitia daerah sudah disiapkan secara baik, mulai dari anak-anak yang berkebutuhan khusus, ukulele, musik suling tambur, tarian kolosal dan fashion show, sudah dipersiapkan dengan baik.
“Ini pesta anak jadi Presiden mau semua yang dilihat adalah anak-anak. Dan ini kita harus buktikan terjadi di Papua,”katanya.
Saat kedatangan Presiden pada 22 Juli kawan kawan di Kabupaten Jayapura akan jemput sepanjang sentani sampai perbatasan kota.
“Pemkot Jayapura sudah menyiapkan kurang lebih 15.000 anak untuk membentuk pagar betis dari batas kota Jayapura sampai di tempat peristirahatan Presiden di Swiss-belhotel,” Ucapnya
Christian berharap Ini merupakan momentum terakhir Jokowi datang ke Papua, dalam jabatan sebagai Presiden RI dan bertepatan dengan momentum HAN ke-40. Untuk itu dikatakan, momentum ini harus dipergunakan dengan baik.
“Beliau datang terakhir sebagai Presiden untuk anak-anak di Papua, dan harus ada sesuatu untuk papua khususnya untuk anak anak papua dan saya sudah mendapat informasi bahwa ada hampir 9 dari Kementrian sudah ada disini dengan mereka punya agenda agenda acara untuk anak,”tutupnya (VN)

















