Example floating
KABAR KOTA JAYAPURA

Pj Wali Kota Jayapura, Frans Pekey Pimpin Upacara Peringatan HGN dan HUT ke-78 PGRI

665
×

Pj Wali Kota Jayapura, Frans Pekey Pimpin Upacara Peringatan HGN dan HUT ke-78 PGRI

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Jayapura | Penjabat (Pj) Wali Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey, M.Si menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-78 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Lapangan Apel Walikota Jayapura, Papua, Sabtu (25/11).

Selaku inspektur upacara, Wali Kota Jayapura membacakan sambutan menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) RI, Nadiem Anwar Makarim.

Dalam amanat Mendikbud yang dibacakan Wali Kota, dinyatakan bahwa tahun 2023 merupakan tahun terakhirnya merayakan HGN sebagai menteri pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi.

“Hal ini membuat saya merasa sedih karena saya pasti akan rindu bertemu dengan ibu dan bapak semua. Tapi dibalik itu, tersimpan rasa yakin dan optimis yang kuat dalam benak saya, saya yakin bahwa ibu dan bapak guru sebagai nahkoda tidak mau membalikkan lagi arah dari kapal merdeka belajar,”ucapnya.

Ia optimis bahwa semua pendidik di seluruh Indonesia masih akan terus bergerak mewujudkan merdeka belajar. Keyakinan tersebut tumbuh dari hal-hal yang berhasil dicapai dalam empat tahun terakhir.

“Pada tahun pertama merdeka belajar, kami menghapus ujian nasional dan memberikan kepercayaan kepada guru untuk menilai hasil belajar muridnya. Kita terapkan asesmen nasional agar kita semua fokus ciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif dan menyenangkan, lingkungan belajar yang menumbuhkan kemampuan literasi dan numerasi serta karakter murid,” Pungkas Pekey

Lanjut Pekey, ditahun berikutnya kita luncurkan kurikulum merdeka. Jika asesmen nasional mengukur tujuan perubahan, kurikulum merdeka memberikan petunjuk jalan mencapai tujuan itu.

“Kurikulum merdeka adalah kurikulum yang ditunggu-tunggu para guru. Karena tidak hanya meringankan beban murid berkat pengurangan pada jumlah materi dan penekanan pada pemahaman yang mendalam, tetapi juga memerdekakan guru untuk mengolah kreativitasnya dan berinovasi dalam mengembangkan pembelajaran yang menyenangkan sesuai kebutuhan murid,”tuturnya.

Trobosan lainnya adalah meluncurkan pendidikan guru penggerak. Program ini berbeda dari pelatihan guru yang sudah ada sebelumnya karena tujuannya untuk mendorong lahirnya generasi guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah yang mampu memimpin perubahan nyata.

“Kita sudah semakin dekat dengan untuk mencapai target satu juta guru ASN PPPK guna memenuhi kebutuhan guru dan tentunya meningkatkan kesejahteraan para pendidik,” tukas Pekey.

Usai Upacara, ada penyerahan piagam penghargaan dalam kegiatan lomba kebersihan sekolah peringatan Hut ke-78 PGRI dan hari guru nasional (HGN) 2023 yang diselenggarakan pada tanggal 17 – 23 November 2023 di tingkat PAUD TK, SD, SMP, SMA dan SMK Se-kota Jayapura. (VN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *