Paraparatv.id |Sentani| Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua, K.H. Yusuf Islam Al Payage menyebut bahwa MUI tidak akan melarang anggotanya untuk terjun ke dunia politik.
Hanya saja kata dia, jika ada anggota MUI yang ingin bergabung ke organisasi politik ataupun maju sebagai calon baik itu anggota DPRD maupun kepala daerah sekiranya dapat mengajarkan ataupun memberikan pelajaran moral kepada seluruh anak bangsa.
“Karena MUI selalu fokus untuk pembangunan akhlak nur karimah untuk pembangunan umat dan pembangunan bangsa” kata Ustad Payage di Sentani, Kamis (07/09).
Dia menambahkan, MUI adalah organisasi yang universal. Karena menurutnya MUI adalah salah satu sarana yang baik untuk memperbaiki bangsa, Negara dan terurama adalah agama.
Kata Payage, MUI tidak akan menutup ruang bagi kadernya yang ingin berkarier di dunia Politik asalkan tetap dapat mempertahankan dan mengajarkan nilai-nilai yang diajarkan MUI kepada seluruh masyarakat.
“Sehingga dengan berperannya para kader itu bisa membawa perubahan untuk negeri yang kita cintai ini, khususnya untuk Papua dan pada umumnya Indonesia” tukasnya.
Disinggung mengenai tantangan apa yang masih dihadapi oleh MUI Provinsi Papua, Ustad Payage menuturkan bahwa ada dua kendala yang dihadapi oleh organisasi tersebut.
“Pertama adalah perkembangan globalisasi dengan informasi yang cukup luar biasa sehingga MUI dan seluruh Ormas harus siap untuk menghadapi globalisasi yang kita hadapi seperti sekarang ini” ucapnya.
Hal yang kedua adalah, saat ini banyak sekali pemahaman extrim yang bertentangan dengan agama, bangsa dan negara.
“Misalnya LGBT, teroris dan hal-hal radikal yang menciderai nilai-nilai agama itu juga menjadi tantangan. Sehingga satu hal untuk mengatasi itu adalah bagaimana kita harus bersatu sehingga bisa menghadapi persoalan itu dan menyelesaikannya” pungkasnya. (Arie)

















