Paraparatv.id |Jayapura| Selain diramaikan oleh ratusan Karateka yang berasal dari beberapa kabupaten di Provinsi Papua, Kejuaraan Uncen Open VII juga akan menampilkan Keindahan dari seni beladiri Karate.
Ketua Panitia Uncen Open VII Tahun 2023, Amon Kosay saat ditemui di lokasi pelaksanaan kejuaraan tersebut mengatakan bahwa hanya akan ada dua nomor saja yang dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut.
Dua nomor itu adalah Kata perorangan dan Kumite.
“Untuk Kumite pasti semua sudah tau ya, figth atau sparing. Itu juga perorangan satu lawan satu” kata Amon.
Sementara untuk Kata, lebih lanjut dikatakannya merupakan seni beladiri karate yang selalu menjadi perhatian pencinta olahraga beladiri.
Karena selain menampilkan jurus dalam peragaanya Kata juga memiliki nilai seni.
“Untuk kata yang kita pertandingan juga sama yaitu perorangan. Rencana kegiatan ini akan dilaksanakan Samali tanggal 05 besok” tutupnya.
Sekilas Tentang Karate Kata
Kata dalam bahasa Jepang berarti “bentuk” dan tidak eksklusif untuk Karate atau seni bela diri, dan memiliki tempat penting dalam sejarah Karate, serta berbagai seni bela diri lainnya.
Elemen Kata, muncul dalam banyak jenis seni bela diri Jepang, termasuk teater (Kabuki) dan upacara minum teh (Chado).
Meskipun menjadi bagian besar dari seni bela diri dan budaya Jepang, Kata akarnya kembali ke master Kung Fu Tiongkok, sebelum Karate.
Kata merupakan komponen penting dalam pertukaran budaya antara penduduk setempat dan keluarga Tionghoa imigran.
Di akhir abad ke-14, dinasti Ming, mengirim beberapa keluarga Tionghoa dari provinsi Fujian, menetap di Ryukyu Jepang (sekarang Okinawa), dan membawa Kata ke Jepang.
Pada zaman dahulu, para master atau praktisi Kung Fu China alami kesulitan untuk mengilustrasikan teknik, baik ofensif maupun defensif, melalui kata-kata atau lukisan.
Jadi sebagai gantinya, mereka mengembangkan ‘bentuk’ atau Kata, gerakan yang sangat detail yang terdiri dari lusinan urutan mikro, termasuk, pukulan, tendangan, blok, gerak kaki dan teknik pernapasan. Tujuannya, untuk mengarsipkan teknik seni bela diri, dengan hati-hati dan menyebarkannya kepada generasi mendatang. (Arie)













