Example floating
KABAR KOTA JAYAPURAPeristiwa

Ini Klarifikasi Keondoafian Kampung Hebheybulu Yoka Atas Tudingan Pemberian Bantuan Mobil Operasional Adat tidak tepat

1403
×

Ini Klarifikasi Keondoafian Kampung Hebheybulu Yoka Atas Tudingan Pemberian Bantuan Mobil Operasional Adat tidak tepat

Sebarkan artikel ini
Ondoafi Kampung Hebheybulu Yoka David Mebri (tengah kameja merah) dan kepala sukunya saat gelar konferensi Pers, Selasa, 29 Agustus 2023

Paraparatv.id | Jayapura | Keondoafian Kampung Hebaebhulu Yoka membantah tudingan salah satu pihak Ondofolo di Kampung Yoka yang mengklaim bahwa bantuan Operasional Adat berupa satu unit mobil yang di serahkan oleh PJ Walikota Jayapura Kepada Ondofolo di Kota Jayapura salah satunya Kampung Yoka adalah tidak tepat.

Klarifikasi itu di sampaikan oleh Keondoafian Hebheybulu Kampung Yoka selasa, (29/8/2023) di rumah ondoafi David Mebri.

Diungkapkan, berkaitan dengan surat yang di ajukan salah satu pihak kepada PJ Walikota Jayapura Frans Pekey sehubungan dengan pemberian dana Pembinaan Kelembagaan Masyarakat Adat dan Kendaraan Operasional adat berupa satu unit mobil pada Hut Kemerdekaan RI ke 78 tahun 17 agustus 2023 lalu, yang di rasa sebagai sebuah pelecehan terhadap pihak Ondoafi Ismael Mebri.

Untuk mempertegas hal tersebut, Ondofolo Hebheybulu Yoka David Mebri menegaskan bahwa Keondoafian yang di pimpinnya sejak di lantik pada tanggal 23 agustus 2022 menggantikan alm. Kakaknya Titus Mebri yang wafat. memiliki struktur dan kelembagaan adat yang lengkap, termasuk perangkat Khoselo/Kepala suku, dan abhu affa yang bekerja di bawah Kepemimpinannya.

Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf atas pencatutan nama PJ walikota yang telah di sampaikan saudara Ismael Mebri.

“kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak PJ Walikota atas Pencemaran nama baik bapak sebagai Pj. Walikota Jayapura, oleh saudara IM,“ tegas Ondofolo Hebheybulu Yoka David Onsa Puimoy Mebri selasa, (29/8/2023).

Selaku Ondofolo Kampung Hebheybulu Yoka memintah kepada Pj Walikota untuk mempertimbangkan salinan surat audiens yang di sampaikan saudara Ondoafi Ismael Mebri yang menurutnya secara hukum adat orang sentani merupakan suatu bentuk Penghinaan adat keondoafian.

“surat permohonan audiens yang mereka ajukan tidak ditandatangani oleh tua-tua adat Yo noro, nah ini kan sebagai sebuah penghinaan tantanan adat keondoafian “ ungkap Ondofolo David Mebri.

Empat Butir surat pernyataan sikap yang di tuangkan oleh Keondoafial Kampung Hebheybulu Yoka antara lain :
1. Surat Permohonan yang di serahkan Kepada Bapak PJ Walikota Jayapura pada tanggal 23 agustus 2023 tidak di tandatangani oleh tua-tua adat Yo Noro, Abhu Afa, dan Kepala-Kepala Suku Keret.

2. Pengakuan Hak Menurut Hukum Adat baik secara Administrasi dan Hak Ulayat Masyarakat adat Sentani Umumnya dan secara Khusus Masyarakat Yoka Berdasarkan Garis Keturunan Dari Pihak Laki-laki.

3. Dalam Hukum Adat Keondoafian, anak cucu secara Administrasi Tidak Bisa Membuat Suatu Surat Pengaduan Dalam Bentuk Apapun Kecuali Surat yang di ajukan Berasal dari Abhu Afa, Kepala Suku dan ditandatangani.

4. Anak cucu maupun peranakan Dari pihak Perempuan Boleh bersuara pada saat kegiatan-kegiatan yang di lakukan oleh pihak keluarga, seperti pembayaran Emas Kawin, dan lain-lain.

Dengan demikian Ondofolo David Mebri menegaskan kepada pihak Pemerintah Kota Jayapura bahwa dan sebuah proses surat-menyurat di adat perlu melibatkan abu afa sebagai orang yang berperan dalam Pertanggung Jawaban adminsitrasi di adat sehingga kewenangannya tidak di salah gunakan.

Konfrensi pers Keondoafian Hebheybulu Yoka di dampingi Khoselo / Kepala-kepala suku di bawah Keondoafian David Onsa Puimoy Mebri yakni :
1. Yules Olua ( Yo Noro tangan kanan kiri )
2. Adolof Tukayo ( Yo noro tangan kanan kiri)
3. Bernard Mebri ( Abhu Aafa)
4. Fredy Makuba ( Abhu Aafa)
5. Ricky Mebri ( Abhu Aafa)
6. Hosea Mebri ( Abhu Aafa)
7. Stevanus Okoka ( Abhu Aafa)
8. Yehuda Deda ( Abhu Aafa)
9. Daud Wamblolo ( Kepala Suku Besar)
10. Viktor Ohee (Kepala Suku)
11. Jefri Tukayo (Kepala Suku)
12. Melkias Olua (Kepala Suku)

Sementara ondoafi Ismael I. Mebri saat di konfirmasi via watshaap belum mau berkomentar, karena dirinya masih menunggu untuk bertemu dan beraudiens dengan PJ Walikota Jayapura Frans Pekey.(Redaksi)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *