Usai Deklarasi, Gepenta Papua Prioritaskan Goes to School dan Goes to Campus

Paraparatv.id |Sentani| Bertempat di Taman Imbi, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Dewan Pimpinan Provinsi – Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba, Tawuran dan Anarkis (DPP Gepenta) Papua mendeklarasikan “Selamatkan Generasi Emas Papua”, Sabtu, 13 Agustus 2022.


Selain melakukan deklarasi, DPP Gepenta Papua juga menggelar pasar murah dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI yang ke-77 dan sekaligus memperkenalkan visi misi Gepenta secara luas kepada masyarakat di Provinsi Papua yakni, berantas Narkoba, cegah tawuran dan anarkis.


Pada kesempatan tersebut, DPP Gepenta Papua melalui ketuanya Husni Difinubun memaparkan program prioritas dari Gepenta di tahun 202 yang akan dilakukan yaitu, Gepenta Goes to Campus dan Gepenta Goes to School.


“Program priorotas pertama itu terkait dengan Gepenta Goes to School, kalau untuk di kalangan mahasiswa itu namanya Goes to Campus dan satunya lagi itu Gepenta Peduli. Kalau program Gepenta Goes to Campus itu, kami akan keliling kampus-kampus di seluruh Provinsi Papua untuk mensosialisasikan banyak hal. Yakni, bahaya Narkoba, minuman keras (Miras) dan perbuatan tindakan anarkis, serta aksi tawuran,” beber pria yang akrab disapa Dufin ini ketika memberikan keterangan kepada wartawan media online ini, Ahad, 14 Agustus 2022.


Adapun tiga program utama dari DPP Gepenta Papua yaitu, berantas Narkoba, cegah aksi tawuran dan juga aksi-aksi anarkis dengan melakukan sosialisasi sambil roadshow di lima (5) wilayah adat Papua.


Agar ketiga program utama dan prioritas tersebut berjalan dengan baik sesuai target yang telah ditetapkan, Dufin bersama pengurus dan anggota lainnya melakukan deklarasi Selamatkan Generasi Emas Papua.


“Kami kemarin dari DPP Gepenta Provinsi Papua melakukan deklarasi, sekaligus melaksanakan pasar murah dalam rangka menyongsong HUT Kemerdekaan RI yang ke-77 di Taman Imbi, Kota Jayapura,” jelas Dufin.


Selanjutnya, dalam deklarasi ini pihaknya juga menyampaikan visi-misi dan sekaligus memperkenalkan DPP Gepenta Provinsi Papua kepada masyarakat Papua khususnya di seputaran Kota Jayapura dan juga secara umum kepada masyarakat di sekitaran Jayapura seperti Kota/Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom.


“Nah, terkait dengan agenda pasar murah kemarin itu didukung dan disponsori oleh Pemerintah Provinsi Papua dan juga DPD Asosiasi Pedagang Ritel Indonesia atau APRINDO Provinsi Papua. Yang mana, di bawah APRINDO itu sendiri terdapat banyak fitur-fitur seperti Alfamart, Alfamidi, Ramayana Mall, Hola Mart dan Saga Mall,” jelasnya.


Kemudian, terkait dengan acara deklarasi tersebut, “Kami dari pengurus Gepenta Papua memperkenalkan visi misi dan juga memperkenalkan diri kepada BNN Provinsi Papua. Deklarasi ini dihadiri dari Bagian Umum, juga hadir dari Dir Narkoba Polda Papua, dari Kodam dan juga dari Pemerintah Provinsi Papua sebagai mitra kerja dari DPP Gepenta Papua.


“Deklarasi dan jawaban dari Pemerintah Provinsi Papua sangat mendukung agenda DPP Gepenta Provinsi Papua. Sesuai dengan permintaan pak Gubernur Papua Lukas Enembe berikut juga dengan visi-misinya terkait dengan selamatkan generasi emas Papua, terutama terkait dengan penyalahgunaan Narkoba, bahaya konsumsi Miras, tindakan perbuatan tawuran dan aksi anarkis di Provinsi Papua,” terangnya.


Ke depan beliau (Gubernur Papua) minta agar kami dari Gepenta lakukan sosialisasi secara masif di seluruh Provinsi Papua terkait dengan bahaya narkoba, terutama mengonsumsi minuman keras atau Miras.
“Di mana, kita tahu bahwa selama ini banyak terjadi kecelakaan lalu lintas, kasus kekerasan seksual dan kasus KDRT itu terjadi karena pemicunya adalah Miras.


Jadi, beliau beberapa waktu lalu sampaikan ke kita selaku pengurus agar segera lakukan sosialisasi bahaya Narkoba, Miras dan perbuatan tindakan anarkis, serta tawuran ke seluruh masyarakat di Papua, terutama pelajar, mahasiswa dan masyarakat kita,” bebernya.


“Setelah deklarasi di Taman Imbi Kota Jayapura, kami akan lakukan di Kabupaten Jayapura, kemudian ke Kabupaten Keerom. Setelah itu, baru kita lakukan roadshow kelima wilayah adat di Provinsi Papua. Kalau di Lapago, kita akan laksanakan di Kota Wamena, untuk di wilayah Anim Ha atau di bagian selatan Papua itu kita akan laksanakan di Kabupaten Merauke,” imbuh Dufin menambahkan.


Terkait dengan sosialisasi pemberantasan Narkoba, juga perbuatan tindakan tawuran dan anarkis, serta bahaya Miras. Terutama bahaya miras itu, karena minuman keras atau miras selama ini menjadi momok bagi generasi muda di Provinsi Papua.


Karena itu, pihaknya sangat berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua dan juga pemerintah daerah Kabupaten/Kota di seluruh Provinsi Papua terkait dengan pemberantasan Narkoba, tindakan tawuran, anarkis dan juga bahaya mengonsumsi Miras di Provinsi Papua.
“Artinya, tugas dan tanggung jawab kita adalah hanya melakukan sosialisasi kepada masyarakat umum,” paparnya.


“Bahwa, bahaya dari penyalahgunaan Narkoba ini akan terjerat masalah pidana. Begitu juga dengan mengonsumsi Miras itu mengakibatkan bisa banyak terjadi kasus KDRT, kecelakaan lalu lintas dan pokoknya hal-hal seperti itu yang secara umum dapat membahayakan diri sendiri dan juga keselamatan orang lain. Untuk itu, kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Jayapura dalam hal ini Pj. Walikota Jayapura, bapa Frans Pekey, yang telah memberikan ijin penggunaan Taman Imbi,” tutup Dufin. (Irf)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.