Paraparatv.id |Jayapura | Di Papua Penanganan perlindungan anak juga ada dilakukan oleh adat dan agama, akan tetapi sampai saat ini belum memiliki jalur lintas koordinasi layanan atau rujukan antar lembaga layanan, interverensi yang dilakukan oleh adat dan agama belum diketahui dengan jelas mekanisme dan manajemen kasusnya.
Yayasan Noken Papua (Yakenpa) bermitra dengan UNICEF Papua menggelar talkshow Indonesia Pulih, Anak Papua Terlindungi dengan materi terkait bagaimana agama melindungi anak, peran agama dalam pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap anak dengan menghadirkan narasumber dari tokoh-tokoh Agama di Provinsi Papua, acara berlangsung di RRI Pro 2 Jayapura, Selasa (30/8).
Tokoh Agama Kristen, Pendeta Ivone P. Bonyadone mengatakan Peran agama dalam perlindugan anak ini sangat signifikan.
“Kita harus mempunyai paradigma yang benar terhadap anak, didalam agama Kristen ada banyak tertulis mengenai anak anak, anak diciptakan menurut gambar dan rupa Allah jadi anak ini memiliki martabat, orang tua harus melihat anak ini Tuhan yang menciptakan”ucapnya.
Badan Majelis Ta’lim, Umi Andi Berlian menjelaskan dalam agama Islam anak merupakan asset dan investasi baik untuk keluarga, agama, bangsa dan Negara bahkan dinegeri berikutnya nanti di negeri yang kekal abadi di akherat.
“Asset disini anak harus dipelihara, dilindungi, dibesarkan, dididik dan di asuh sehingga mereka Insya Allah akan menjadi asset untuk keluarga, agama dan Negara, dalam islam mekanisme perlindungan anak ini harus kita memberikan kasih sayang, perhatian, pendidikan yang layak, ini akan menjadikan anak ini tumbuh bisa menjadi asset Negara yang akan menjadi pemimpin pemimpin bangsa”ujarnya.
“Anak ini adalah permata hati yang kelak nanti kita akan pertanggung jawabkan kepada Tuhan, mari kita menjadi para orang tua yang mencintai dan menyayangi anak anak kita, anak dijaga, dicegah agar tidak mendapat kekerasan”ucapnya.
Tokoh Agama Hindu, Ketua PHDI Provinsi Papua Komang A. Wardana, SE. MM mengatakan Anak adalah anugerah dari Tuhan “anak akan menjadi harapan bagi orang tua dan anak adalah penerus bangsa”ujarnya.
Tokoh Agama Budha, Romo Pandita Arya Dhammo menyampaikan Anak adalah suatu hubungan karma dan disitulah penerus dari suatu keluarga.
“Peran keluarga ini yang terpenting artinya memeluk anak, menyapa dengan baik ini sudah pendidikan secara dini, di Agama Budha anak adalah permata maka bekalilah dengan kemoralan”ucapnya.
Forum Anak Papua, Christiana Tuhumury menyampaikan dirinya mewakili untuk anak anak di Papua ”saya berharap supaya tidak ada kekerasan terhadap anak yang terjadi di tanah Papua kami mau hidup yang nyaman, kami mau bebas dari kekerasan mari tong cegah kekerasan terhadap anak”ujarnya.(SIL)

















