Example floating
Example floating
BERITA

34 Peserta Ramaikan Festival Anak Jalanan di Jayapura

185
×

34 Peserta Ramaikan Festival Anak Jalanan di Jayapura

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Paraparatv.id| Jayapura | Festival Musik Anak Jalanan (FMAJ) secara resmi dibuka oleh Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring, didampingi Wakil Rektor IV Uncen, Dekan FKIP Uncen yang ditandai dengan penabuhan Tifa di Lapangan Parkir Auditorium Uncen, Abepura, Kota Jayapura, Rabu (20/7).

Sebanyak 34 peserta yang terdiri dari 25 penyanyi solo, 5 grup vocal dan 4 folksong/tradisional ikut berpartisipasi dan berlomba untuk meraih juara dalam kegiatan yang digelar selama dua hari ini dari tanggal 20 Juli sampai dengan tanggal 21 Juli 2022.

Danrem 172/PWY dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini disamping sebagai ajang untuk berlomba juga sebagai wahana menyalurkan bakat dan kemampuan dalam berekspresi melalui musik bagi generasi muda Papua.

“Acara yang diselenggarakan atas kerjasama antara Korem 172/PWY, FKIP Uncen dan PHRI Provinsi Papua merupakan suatu bentuk sinergi yang terbangun dan diharapkan akan tetap terus berlanjut untuk kegiatan kedepannya,” ujar Danrem.

Dikatakan, Generasi muda Papua saat ini memiliki peran yang sangat penting dalam ikut membangun Papua melalui Seni Budaya salah satunya musik sehingga dapat mengenalkan budaya Papua di taraf nasional hingga internasional.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk dapat bersama-sama mewadahi adik-adik kita ini dengan kegiatan-kegiatan positif lainnya sehingga bakat yang dimiliki tidak sia-sia, sebab mereka hanya butuh panggungn dan ruang untuk berkreasi,” kata Danrem.

Kepada seluruh peserta, Danrem berharap untuk berkompetisi dengan baik. “Tunjukan kemampuan terbaik yang kalian miliki dan raih prestasi yang membanggakan. Selamat bertanding,” pungkas Danrem.

Dari penyisihan yang dilaksanakan sejak pagi itu adapun finalis yang lolos ke babak final pada esok hari dari penyanyi solo sebanyak 8 orang yaitu Madrid Eva, Hana Kurni, Imelda Wairusi, Viki Satria, Duma Ayomi, Parman Sipayung, Desi Samangun dan Katrin Dow, kemudian penyanyi Folksong sebanyak 2 finalis yaitu dari Dapur kreatif dan Asrama Wondama serta dalam kategori Folksong/Tradisional sebanyak 4 group yaitu Ozon Band, Penonggalo Band, Mawar Merah Band dan Skullers Band.

Arie Bagus Poernomo, salah satu peserta yang ikut dalam festival itu mengaku cukup antusias dengan festival yang dilaksanakan oleh Korem 172/PWY.

Dia berharap sekiranya kegiatan-kegiatan seperti harus lebih sering dilaksanakan, karena selain mencari bakat-bakat baru dalam hal seni, kegiatan seperti ini juga menurutnya merupaka salah sati hiburan yang sehat untuk masyarakat di Jayapura dan sekitarnya.

“Ini harus dilakukan terus, jangan hanya sampai disini saja, kalau bisa 3 bulan sekali atau setahun sekali juga tidak apa-apa. Karrna kita musisi di Jayapura dan sekitarnya ini kekurangan wadah untuk mengekspresikan diri” ucapnya.

Dia juga meminta agar kedepannya jangan hanya Korem 172/PWY saja yang melakukan kegiatan seperti ini.

“Ya kalau bisa Pemerintah Kota dan Kabupaten Jayapura juga bisa buat kegiatan seperti ini supaya para musisi dan seniman-seniman lain baik penari, pelukis dan lain-lain bisa menunjukan ekpresi mereka yang mereka tuangkan dalam sebuah karya” pungkasnya. (AI)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *