Provinsi Papua Termasuk Zona Aman Dan Bebas Dalam Kasus PMK

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua, Ir. Semuel Siriwa, M.Si

Paraparatv.id |Jayapura | Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), PMK ini mewabah secara nasional tetapi hanya di Provinsi tertentu saja untuk di Provinsi Papua masih termasuk zona aman dan bebas dalam kasus PMK.

Hal ini dijelaskan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua, Ir. Semuel Siriwa, M.Si dengan wartawan paraparatv.id diruangan kerjanya, Kantor Dinas Otonom Jayapura, Jumat (17/6)

“Oleh karena itu kami sudah lakukan berbagai langkah-langkah, dan kami sudah melakukan rapat secara virtual dengan kabupaten dan kota serta seluruh dokter hewan yang ada di Provinsi Papua,
kemudian dengan dinas pertanian dan peternakan kabupaten dan kota,
sampai sekarang kita mintakan kabupaten kota untuk terus berjaga dan petugas-petugas kami selalu koordinasi”jelasnya.

“Kita sudah keluarkan surat edaran berdasarkan petunjuk Kementrian Pertanian dan dari Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan sudah kita lakukan dan Provinsi sudah tindak lanjuti dengan surat kepala dinas”ujarnya.

“Salah satunya dalam surat edaran dan dalam rangka menjelang Hari Raya Idul Adha, hari Qurban untuk sementara melarang masuknya hewan berkuku genap
dari luar terutama sapi, kambing dan daging untuk masuk ke Papua, meskipun banyak yang meminta ijin-ijin rekomendasi untuk memasukan tetapi kita minta untuk mengikuti prosedur yang ketat”ucapnya.

“Jadi harus dipastikan untuk hewan yang akan dipotong tersebut harus bebas dari PMK dan harus diperiksa terlebih dahulu dan itu yang dipotong jangan yang diperiksa samplenya satu terus dipotong sepuluh jadi harus dipastikan seluruhnya diperiksa”katanya.

“Kita mencegah bila mana ada daging atau hewan yang masuk ke Papua terkena PMK itu yang kita takutkan dan itu bisa menyebar di Papua dan populasi ternak kita, khusus di Babi kita sudah swasembada, untuk itu kita betul-betul melarang masuknya hewan dari luar menjelang hari kurban “ujarnya.

Dirinya mengatakan dalam hal wabah PMK
masih tahap antisipasi, mencegah jauh lebih baik dan jangan sampai terjadi. (SIL/AI)

banner 336x280
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.